"Ini peran utama saya di panggung teater. Biasanya di teater hanya terlibat di peran kecil atau jadi pendukung saja," katanya usai jumpa pers 'Teater Subversif' di Largo Bistro Kemang Jakarta Selatan, Senin (2/3/2015) kemarin.
Baca Juga: Pertunjukan Teater 'Subversif' Angkat Persoalan Tambang di Indonesia
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untungnya aku dibantu sama teman yang pernah bikin film dokumenter soal Buyat. Ceritanya persis seperti naskah Subversif," ungkap pemeran 'Di Balik 98' ini.
Sebelum bermain di Teater 'Subversif' ini, bersama Institut Ungu ia juga pernah berakting teater adaptasi dari naskah Henrik Ibsen 'Doll House', Nyai Ontosoroh, dan lain-lain.
(tia/ron)











































