Lukisan Diponegoro Abad ke-19 Direstorasi Karena Sudah Tua

Lukisan Diponegoro Abad ke-19 Direstorasi Karena Sudah Tua

- detikHot
Selasa, 03 Feb 2015 16:35 WIB
Lukisan Diponegoro Abad ke-19 Direstorasi Karena Sudah Tua
Salah satu karya seni yang dipamerkan di Galeri Nasional (Dok.Tia Agnes/ detikHOT)
Jakarta - Sejak awal Agustus hingga akhir September 2013, proses restorasi lukisan Diponegoro karya Raden Saleh berhasil dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor. Lukisan abad ke-19 tersebut diperbaiki karena terjadi kerusakan dan mengalami penuaan.

"Usianya sudah sangat tua. Ada bagian-bagian yang memang sudah seharusnya direstorasi dan diperbaiki," ucap peneliti dan ahli restorasi asal Jerman Susanne Erhards di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (3/2/2015).

Di Istana Bogor, ia merestorasi dua lukisan 'Penangkapan Pangeran Diponegoro' dan 'Harimau Minum'. Di lukisan pertama, pernis-nya sangat rapuh dan menguning. Di beberapa bagian lukisan, terlihat pernis telah memisahkan lapisan cat. Serat oksidasi juga sangat tinggi di kanvas lukisan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca Juga: Tiga Lukisan Diponegoro Direstorasi Rp 400 Juta

"Bahannya mudah sobek dan ada lubang, keretakan-keretakan di permukaan lukisan. Jadinya permukaan tidak rata," ungkapnya.

Sama halnya dengan lukisan 'Harimau Minum', pernis di atas kanvas lukisan sudah menguning. Beberapa bagian, gambar sudah tidak terlihat. Lukisan ini, kata Susanne, sudah pernah direstorasi pada awal abad ke-20.

"Sayangnya ada beberapa bagian, yang direstorasi diubah tepinya dengan bentuk setengah lingkaran biar sama dengan bingkai sekarang," katanya.

(tia/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads