10 Karya Seni Terbaik di Art Stage Singapore 2015 (1)

10 Karya Seni Terbaik di Art Stage Singapore 2015 (1)

- detikHot
Rabu, 21 Jan 2015 16:15 WIB
10 Karya Seni Terbaik di Art Stage Singapore 2015 (1)
Dok.Forbes
Jakarta - Perhelatan terbesar Art Stage Singapore 2015 akan mulai dibuka untuk publik pada 22 hingga 25 Januari 2015. Sebanyak 145 galeri seni dari 29 negara berpartisipasi. Hampir 70 persennya berasal dari Asia.

Baca Juga: Menunggu Diponegoro Sampai Jakarta Biennale 2015

Dengan memakai platform 'We are Asia', Art Stage Singapore ke-5 ini akan menonjolkan seni kontemporer seniman Asia. Eksibisi ini juga menampilkan video art yang menyaring 40 karya dari seluruh dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut 10 karya seni terbaik di Art Stage Singapore 2015 pilihan Forbes:

Suzann Victors Contours of a Rich Manoeuvre (Gajah Gallery)

Sebanyak 12 candelier berwarna merah tergantung di langit-langit galeri. Seni instalasi karya seniman Singapura yang berdomisili di Australia Suzann Victor dibuatnya tahun 2006.

Seni statis ini seperti ayunan yang terdapat tergantung berayun-ayun. Ditambah dengan pencahayaan yang membuatnya tampak bercahaya.

Paresh Maitys Mystic Abode: An Installation of Bells (Linda Gallery)

Rumah yang berwarna mengilap karya seniman India Paresh Maity terdiri dari 8000 lonceng kuning yang dapat membangkitkan rasa kedamaian batin. Pengunjung dapat masuk ke dalam rumah, membunyikan lonceng, dan menciptakan ruang meditasi. Gemanya menimbulkan energi positif.

Hiroshi Senjus Waterfall (Sundaram Tagore Gallery)

Salah satu pelukis terkenal di Jepang Hiroshi Senju dikenal dengan karya seni 'air terjun' di atas kanvas. Menggunakan bahan-bahan alami, ia menggabungkan pigmen fluorescent. Sehingga karyanya bercahaya di bawah sinar ultraviolet dan membuat arus yang indah.

Chris Chong Chan Fuis HEAVENHELL (Our ArtProjects)

Sutradara asal Malaysia Chris Chong Chan Fui mengunjungi kembali sebuah adegan dari film thriller Akira Kurosawa 'High and Low' (1963). Ia kembali ke jalan-jalan di Koganecho yang terdapat lebih dari 200 rumah bordil. Dalam karyanya, terlihat pencampuran bekas distrik lampu merah dengan masa kini yang aman lingkungan.

Rom Villaserans Dragonfly (Galerie Stephanie)

'Dragonfly' adalah artefak karya seniman asal Filipina Rom Villaseran. Disajikan oleh Galeri Stephanie, karya seninya menangkap proses pembusukan alam dengan capung berdiri di tengah-tengahnya.
Halaman 2 dari 6
(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads