Lukisan-lukisan yang merupakan bagian kampanye dari '1in11' adalah kolaborasi dari Unicef, FC Barcelona Foundation, dan Reach Out to Asia. Messi menjadi perwakilan dari kampanye ini.
Murakami mengatakan potret Messi dibuatnya dengan latar belakang gaya bunga dan bergaya komik yang menjadi ciri khasnya. Messi adalah tokoh budaya masa kini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Potret Messi sama saja seperti Andy Warhol dan Marilyn Monroe saat era 1960-an. Ia adalah sosok masa kini yang sedang digandrungi," ucapnya dikutip dari Guardian, Selasa (20/1/2015).
Bagi Murakami, seri lukisan Messi yang dibuatnya akan berdampak di masa mendatang. Meski ia kurang mengerti sepak bola, namun Messi telah melakukan relevansi budaya global. "Sama seperti Warhol yang membuat potret Muhammad Ali di masa itu," katanya.
Baca Juga: 'Teater Terkecil di Dunia' Keliling India Satu Bulan
Di awal kariernya, Murakami bersikeras untuk menolak pengaruh Barat di karya seninya. Serta tetap mengedepankan kultur Jepang di karya seninya. Namun, kini Murakami dicari oleh dunia hip-hop dan di tahun 2009, ia membuat sampul album Kanye Wesr dan berkolaborasi dengan Pharell Williams di patung emas yang bertatahkan 26 ribu batu ribu dan berlian.
Sedangkan seniman Inggris Damien Hirst membuat tiga seri lukisan Lionel Messi. Dua seri lukisan menampilkan kekuatan dari sebuah bola. Dan di tengahnya terdapat potret Messi dengan dominasi warna biru.
(tia/mmu)











































