Dengan adegan yang bertajuk 'Kota yang Tenggelam' ini akan diteliti dengan fokus utamanya mengenai ancaman tenggelamnya ibukota. Secara terpisah, kedua kelompok teater tersebut melakukan tahapan riset partisipatif di dua lokasi berbeda.
Teater Kubur di Kapuk Teko, Cengkarang, Jakarta Barat dan Lab Teater Ciputat di Hutan Kota Sangga Buana, Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan atau Kali Pesanggrahan. Program presentasi kedua kelompok ini digelar pada 30-31 Desember.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PENTAS PENDAMPINGAN MASYARAKAT KAPUK TEKO Teater Kubur & Warga Kapuk Teko
Selasa, 30 Desember 2014 pukul 15.30-23.30 WIB di Kapuk Teko RW 01, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.
15:30 β 16:30 Rembug Warga
16:30 β 18:00 Arak-arakan dan Ziarah Kubur
19:15 β 19:40 Musik Gambang Kromong dan Tari Sirih Kuning
19:40 β 19:55 Pembukaan oleh Ketua RW 01, Sutradara Teater Kubur, Dewan Kesenian Jakarta
19:55 β 20:15 Tari Ondel-ondel dan Tari Lenggang Nyai
20:15 β 21:05 Drama dan Tari Anak-anak Kapuk Teko
21:05 β 21:35 Drama Bapak-bapak Kapuk Teko
21:35 β 22:35 Hiburan Musik Gambang Kromong
22:35 β selesai Layar Tancap memutar film Harimau Tjampa karya D. Djajakusuma (1953)
SEDEKAH SUNGAI Lab Teater Ciputat dan Warga Sangga Buana & Pondok Pinang
Rabu, 31 Desember 2014 pukul 13:00-24:00 WIB bertempat di Hutan Kota Sangga Buana, Karang Tengah, Lebak Bulus Jakarta Selatan
13:00-15:30 Reriungan βPembangunan Berlandasan Kearifan Lokalβ Dihadiri oleh akademisi, seniman, pegiat lingkungan, pengusaha properti dan pejabat pemerintah Pengantar: H. Chaerudin (Pendiri Sangga Buana) dan Irawan Karseno (Ketua Dewan Kesenian Jakarta) dengan moderator: Dewi Noviami
15:30 β 17:00 Sedekah Sungai Tanam bibit pohon dan tebar bibit ikan
15:30 β 17:30 Workshop Karinding
15:30 β 16:30 Performing Art
17:30 β 21:00 Pentas Suluk Sungai
21:00 β selesai Layar Tancap memutar film Harimau Tjampa karya D. Djajakusuma (1953)
Simak juga artikel seputar selebriti Tanah Air di 100 Momen Selebriti!
(tia/tia)











































