Mesin kopi itu kini menjadi salah satu pengisi dapur Magdalena. Maka jadilah, salah satu sudut dapur itu sebuah bar mini dengan grinder atau pengolah green bean (biji kopi) menjadi bentuk bubuk serta mesin kopi. Di sampingnya terdapat biji kopi Toraja, jenis robusta dan arabika.
"Dari zaman pacaran kami berdua sudah suka ngopi. Karena hobi, akhirnya beli mesinnya," tutur Magdalena kepada detikHOT, Jumat akhir pekan lalu di rumahnya di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat membelinya pun, mereka diajarkan bagaimana cara merawat mesin kopi tersebut dan menjadi seorang barista. Sehingga tiap kali habis pakai, Lena langsung membersihkannya.
"Biar mesinnya awet juga. Kan sayang harganya mahal kalau nggak dibersihin sama dipakai terus-terusan," tutur bintang 'Medley' tersebut.
Menurutnya, keduanya lebih menyukai kopi espresso maupun latte. Saat detikHOT mengunjunginya, Lena sempat mempraktikkan cara membuat kopi dan menjadi seorang barista. Ia tampak lihai bermain dengan kopi dan mengungkapkan keinginannya belajar di sekolah barista.
"Aku juga pingin belajar sekolah barista dan sampai bikin latte art. Tapi pelan-pelan nantinya," katanya.
Kini, usia kandungan Lena sudah memasuki bulan ketiga, ia pun disarankan agar jarang mengkonsumsi kopi. "Lagi nggak boleh minum kopi, dulu kan sering hampir tiap hari. Sekarang disuruhnya jarang-jarang ngopi," katanya.
Sudut khusus mini coffe shop menjadi salah satu daya tarik tersendiri ketika berada di dalam rumah Lena. Ketika masuk ke pusat lantai tersebut, mesin kopi itu mampu menarik para pecinta kopi. Ia pun mengaku sering mengajak kawan-kawannya sekedar ngopi di rumahnya.
(tia/mmu)











































