'RIP Taylor Swift', Mural Kontroversial di New York

- detikHot
Jumat, 07 Nov 2014 16:10 WIB
Jakarta -

Ketika Taylor Swift menjadi duta pariwisata kota New York beberapa waktu lalu, pasangan seniman Kara Mullins dan Osvaldo Jimenez punya sebuah ide. Bersama dengan seniman grafiti Chico atau Antonia Garcia, mereka membuat mural bertuliskan 'RIP Taylor Swift'. Lho?

Ya, mural ini lalu memang menjadi kontroversial. Dalam sebuah posting-an di Instagram, Mullins dan Jimenez mengatakan, "Kami tidak punya apa pun (untuk diberi) kecuali cinta kepada Taylor Swift."

Selanjutnya mereka menuliskan bahwa kota New York telah berubah. Banyak seniman kelaparan, jumlah ini tak sebanding dengan satu cangkir minuman latte yang diminum tiap pagi, maupun apartemen modern seharga 19 juta dollar.

"Sementara Taylor Swift dapat hidup dengan baik. Kami berharap ia tak tersakiti. Ide kami adalah menghadirkan 'kematian' di dalam mural ini. Kami mengekspresikannya melalui seni. RIP Taylor Swift," tulisnya lagi.

Di awal pembutaan mural tersebut, ia mendapatkan peringatan. Namun Mullins mengatakan bahwa simbol tersebut juga mengartikan 'RIP New York'.

Bagaimana pun kritik atas mural tersebut tetap berjalan. Namun, mural mereka yang berada di dinding toko butik juga mendapatkan respons positif.

"Saya juga menjual barang-barang buatan seniman dengan sedikit keuntungan diberikan kepada mereka," katanya.

(tia/mmu)