Mobil VW Bulat Hingga Patung Sayap di Galeri Nasional

Mobil VW Bulat Hingga Patung Sayap di Galeri Nasional

- detikHot
Jumat, 24 Okt 2014 18:25 WIB
Mobil VW Bulat Hingga Patung Sayap di Galeri Nasional
Dok.Tia Agnes/ detikHOT
Jakarta -

Perhelatan akbar tiga tahunan Trienal Seni Patung Indonesia #2 baru saja dibuka di Galeri Nasional (Galnas) pada Rabu malam lalu (22/10/2014). Sebanyak 53 perupa patung kenamaan Tanah Air ikut serta berpartisipasi.

Dengan mengusung tema 'Versi', pameran kali ini digagas oleh tim kurator yakni Rizki A.Zaelani, Asmudjo J.Irianto, Asikin Hasan, dan asisten kurator Bayu Genia Krishbie. Berikut beberapa karya seni patung yang dipamerkan hingga 10 November mendatang.

Di antaranya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

<i>Je suis une poupee donc je suis</i>

Karya seni yang berarti 'Aku Boneka karena Itu Aku Ada' merupakan ciptaan dari Octora Chan. Lulusan seni patung ITB ini menggarap karyanya saat residensi di La Rochelle, Prancis tahun 2012 lalu. Selama 3 bulan tinggal di sana, lingkungan khas Prancis menginspirasinya untuk mengeksplor persoalan 'Manis'.

Tentang sebuah karakter yang identik dengan keramahtamahan material dan berkaitan dengan relasi sosial. "Manis itu seperti seseorang yang harus bertingkah sesuai dengan aturannya," katanya di Galnas.

Octora membuat karyanya tersusun dari banyaknya boneka-boneka dan seperti sebuah gaun. Ia memang terbiasa membuat karya patung yang 'wearable'.

<i>Beetle Sphere</i>

Beetle Sphere karya Ichwan Noor ini adalah persepsi terhadap produk budaya transportasi saat ini. Beberapa benda menunjukkan isyarat-isyarat emosi spiritual yang kuat. Memandang sebuah kendaraan mobil seperti sebuah identitas 'magis'. Dengan kombinasi teknik, bentuk patung memiliki kecendrungan distorsi realistik, menghasilkan interpretasi baru mengenai obyek benda (mobil).

Sehelai Daun Jatuh dari Rantingnya

Patung karya Budi Kustarto ini menggambarkan tiga sosok figur manusia yang terbuat dari fiberglass. Budi menggabungkannya dengan rating dan daun yang membentuk kata 'ART'. Menurutnya, seni adalah sesuatu yang hidup sejalan dengan yang kodrati dan melekat pada manusia dan hidup bermasyarakat.

<i>Society of Silence</i>

Sebanyak 50 topeng berada di dalam Galeri Nasional di Trienal Seni Patung Indonesia #2. Patung topeng karya Noor Ibrahim dibuat dari 2012 dan sudah berkeliling negara. Karyanya yang berjudul 'Society of Silence' ini terinspirasi dari keadaan atau kondisi sekarang di mana seorang manusia memiliki problem pribadi dan bersembunyi dari balik topeng.

Serta menampilkan gejalan dalam diri (symptons in self) yakni tradisi Jawa kuno yang ketika seseorang dilanda masalah-masalah yang rumit dan pelik. Mereka biasanya melakukan semedi atau meditasi dengan kontemplasi atau disebut ajiGeneng.

<i>Come Fly with Me</i>

Karya buatan seniman Nus Salomo ini terbuat dari bambu. Judulnya 'Come Fly with Me'. Letaknya berada di bagian belakang ruang Galeri Nasional (Galnas) Jakarta Pusat. Ia berbentuk sayap berukuran raksasa. "Tapi sih ini kayak kipas tangan rumahan trus disusun sampai kebentuk sayap raksasa," ucap kurator Rizki A Zaelani saat tur galeri Rabu lalu (22/10/2014).
Halaman 2 dari 6
(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads