Rambut menjadi bahan material terpenting sekaligus bersejarah bagi seniman Dita Gambiro. Ia selalu menciptakan karya seni instalasi maupun trimatra yang terinspirasi dari rambut. Termasuk dalam pameran Trienal Seni Patung Indonesia #2 yang dibuka semalam hingga 10 November mendatang.
Kali ini Dita memamerkan karya terbarunya yang berjudul 'Mam' dan berukuran 100 x 22 x 85 sentimeter. Mengapa lulusan seni patung Institut Teknik Bandung (ITB) ini sangat menyukai rambut?
"Saat masih kecil, ibu saya dikasih bros yang terbuat dari rambut dari eyang. Jadi rambut itu kayak ada pengalaman pribadi dari keluarga," katanya kepada detikHOT di sela-sela pameran di Galeri Nasional, Rabu (22/10/2014) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bros ini ibaratnya kayak sejarah aku tapi juga sengaja dikasih karena mempercantik. Artinya sih kayak rasa cinta aku sama rambut," ungkapnya.
Dita memang selalu membuat karya seni yang terbuat dari rambut. Seperti 'Armed' (2012) berbentuk sepatu boots, gaun pendek berjudul 'Born' (2012), tas pouch 'Carry On' (2012) dan lain-lain. Karya tersebut dipamerkannya sebagai eksibisi tunggal di Art Stage Singapura.
Selain itu, karya trimatra buatannya sudah menyebar ke segala eksibisi dalam negeri maupun luar negeri. Seperti di tahun 2010 ia pernah ikut berpartisipasi dalam Saint Martin's Alternative Photographic Processes with Guy Patterson, London dan di tahun yang sama pameran bersama di The 25th Asian International Art Exhibiton, Mongolia.
(tia/mmu)











































