Kacamata Kayu

Tampil Beda dengan Kacamata Kayu dari Papan Bekas Skateboard

- detikHot
Rabu, 17 Sep 2014 10:59 WIB
Pendiri Kabau Indonesia (Dok.Tia Agnes/ detikHOT)
Jakarta - Jika biasanya papan skateboard dipakai oleh para skaters untuk berlaga di sirkuit, bagaimana jika papan tersebut dipakai sebagai material utama pembuatan kacamata? Unik?

Ya, papan skateboard bekas pakai ini digunakan oleh brand lokal asal Jakarta yang bernama Kabau sebagai bahan kacamata kayu. Industri kreatif handmade ini sudah berdiri sejak tiga tahun lalu.

Di studio Namines yang terletak di Kramat Jati, Jakarta Timur adalah workshop tempat mereka bekerja. "Kami kerja sesuai dengan pre-order pelanggan," ujar pendiri Kabau Akhmad Aditya Reynanto kepada detikHOT, Selasa (16/9/2014).

Pria yang akrab disapa Dito tersebut tidak sendiri mengerjakannya, tapi bersama dengan pendiri lainnya Sofian Arjanggi. Keduanya berasal dari suku Minang. Oleh karena itu, mereka menggunakan kata 'kabau' yang berarti 'kerbau'.

"Kebetulan kami berdua sama-sama orang Minang. Ketemu pas kuliah dan mulai coba mengembangkan kacamata kayu ini," ujar lulusan desain grafis Universitas Trisakti.



Awalnya, Dito dan Sofian menonton video di youtube tentang daur ulang. Mereka melihat papan skateboard bisa dijadikan kacamata. Karena Dito juga merupakan skaters maka ia mencobanya.

"Kami nggak ada modal apa-apa, cuma lima papan bekas skateboard. Dua tahun riset dan coba-coba pakai alat seandainya," paparnya.

Kini di tahun ketiga berdirinya Kabau, mereka sudah bisa menjualnya ke penjuru Pulau Jawa dan mancanegara. Harganya pun terbilang terjangkau. "Kalau di luar negeri itu bisa jutaan."



Lama pembuatan dan detilnya desain pun yang menjadikannya terbilang unik dan berkualitas dibandingkan brand lainnya. Kait antara engsel dan frame pun dipesannya khusus dari Tiongkok. Setiap bulannya Kabau sanggup menyelesaikan 10 kacamata. Peminatnya pun tak hanya anak muda, dewasa, pecinta aksesoris dan handmade saja, namun Kabau juga diburu oleh supplier aksesoris luar negeri.

"Rencananya kalau ada pemodal kami mau beli alat laser yang lebih memudahkan," katanya. Penasaran dengan Kabau? Ikuti saja akun Twitter @itsKabau dan Instagram Kabau_Indonesia.

(tia/mmu)