Puisi yang didedikasikan untuk Queen Anne itu berjudul 'Carmen Irenicum: The Union of the Imperial Crowns of Great Britain'. Pemilik toko antik Mark James mengatakan munculnya karya sastra ini menimbulkan pro dan kontra.
"Tapi saya yakin banyak puisi di era tersebut yang tenggelam tanpa jejak. Dramawan Settle salah satu dari sastrawan yang dikenal," ujarnya dikutip dari berbagai sumber Selasa (16/9/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
James mengatakan bahwa penulisnya termasuk seseorang yang 'agak gila'. "Ia hidup menjadi dramawan dalam masa Restorasi dan memiliki banyak karya puisi tapi ia memiliki kemalangan sendiri," katanya.
Puisi tersebut dijual dengan harga Rp 61 juta dan Perpustakaan Amerika tertarik ingin membelinya. "Minggu lalu mereka sudah menawar kepada kami. Kami sedang mempertimbangkan penawar yang tertinggi," tambah Mark.
(tia/mmu)











































