Kota Kecil Ini Menjadi Inspirasi Novel 'To Kill a Mockingbird'

Kota Kecil Ini Menjadi Inspirasi Novel 'To Kill a Mockingbird'

- detikHot
Rabu, 16 Jul 2014 10:09 WIB
Kota Kecil Ini Menjadi Inspirasi Novel To Kill a Mockingbird
Jakarta - Sepanjang hidupnya, mungkin novel ini menjadi satu-satunya karya dari penulis asal Alabama Harper Lee. Ketika usianya menginjak 34 tahun, ia membuat sebuah novel berjudul 'To Kill a Mockingbird'.

Karena buku ini, Lee mendapatkan penghargaan Presidential Medal of Freedom dalam dunia literatur Amerika Serikat. Novel ini juga disebut-sebut sebagai salah satu buku yang harus dibaca sebelum meninggal dunia. Lho?

Beberapa waktu lalu, novel ini diadaptasi ke dalam film dengan arahan Robert Mulligan dan berhasil mendapatkan Piala Oscar. Dari mana Lee mendapatkan inspirasi sehingga karya ini terkenal di seluruh dunia?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harper Lee tidak ingin kami warga kampung halamannya mengkomersilkan bukunya," ujar Direktur Museum 'To Kill Mockingbird' Kathy McCoy seperti dihimpun detikHOT, Rabu (16/7/2014).

Namun dirinya bersama seluruh warga kota merasa harus memperkenalkan kota kecil yang bernama Monroeville ke seluruh dunia. Pihaknya juga menyiapkan buku panduan wisata kota yang berisi petunjuk dari setiap setting yang ada di novel.



Seperti alun-alun kota, gedung batu bata merah tempat ayah Lee bekerja dan juga ia biasa menulis di sana. Serta rumah masa kecil Lee, yang tetangganya adalah Truman Capote masa remaja. "Di semua tempat terdapat plakat bersama penjelasannya," ujarnya.

Di kota kecil tersebut juga terdapat beberapa mural dari 'To Kill a Mockingbird'. Menurut McCoy, ketika novelnya rilis pada 1960 silam, suasana kota kecil berubah menjadi dramatis berbeda.

Ketika produser Alan Pakula dan sutradara Robert Mulligan mengatur lokasi film di tahun 1962, Lee menolak untuk memakai setting kampung halamannya. Mereka membuat replikasi kota Monroeville.

Novel 'To Kill a Mockingbird' didasari dari pengamatan penulis terhadap keluarga dan tetangga-tetangganya. Serta kejadian yang terjadi di sekitar penulis di tahun 1936 ketika Lee berusia 10 tahun.

(tia/hap)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads