Setelah Neruda wafat pada 23 September 1973 silam di usianya yang ke-69 tahun, Chile's Pablo Neruda Foundation ternyata menemukan lebih dari 20 puisi milik pemenang penghargaan Nobel tersebut. Ia memenangkan Novel di tahun 1971.
Puisi-puisi tersebut ditemukan di antara naskah asli sang penyair. Menurut situs BBC, puisi-puisi yang ditemukan ini ditulis di era 1956 silam. Nantinya juga akan diterbitkan akhir tahun mendatang di Amerika Latin.
Dilanjutkan setahun berikutnya di Spanyol. Para ahli kesusateraan telah memeriksanya dan mengkonfirmasi puisi tersebut merupakan karya dari Neruda.
Enam puisi itu bertemakan cinta dan sisanya memiliki berbagai tema yang berbeda. Neruda dikenal dengan koleksi syairnya berjudul 'Twenty Love Poems' dan 'Song of Despair' yang penuh dengan gairah cinta dan pandangan komunis.
Kedua puisi tersebut akan dipublikasikan ulang di hari kelahirannya Neruda yang ke-110 tahun. Novelis asal Kolombia, Gabriel GarcΓa MΓ‘rquez menyebutnya sebagai penyair terbesar abad ke-20 dalam bahasa apa pun. Hingga kini sebutannya tersebut masih dipegang olehnya.
(tia/mmu)











































