Selama 60 menit, para pengunjung disuguhi pertunjukan musikalisasi puisi yang membawakan lagu Janger, Ratu Anom, Langgam Pulau Bali, dan Meong-Meong.
Cornelia Agatha hadir untuk membacakan puisi-puisi karya dari Meilita Kasiman yang berjudul 'Baliku Indahmu Cakrawalamu', 'Bali Spirit', dan 'Bali'. Serta dipadukan oleh alunan musik bernuansa Bali.
"Saya sangat mengapresiasi pentas yang direncanakan para mahasiswa ini. Mereka memberikan atensi kepada budaya nusantara dan memadukannya secara kreatif," katanya Minggu (15/6/2014).
Ia berharap dengan penampilannya tersebut mampu memberikan warna baru dalam menikmati karya sastra dari Bali. Sedangkan menurut Project Manager Musikalisasi Puisi untuk Pulau Dewata, Meilita Kasiman mengatakan dengan hadirnya Cornelia Agatha memunculkan suasana baru.
Karya sasta, kata dia, tak hanya ditampilkan sebatas teks. "Tapi digabungkan dengan tarian dan musik yang menggambarkan budaya Bali. Kami ingin para pengunjung dapat terhibur dan makin mencintai budaya Indonesia khususnya Bali," ungkapnya.
Institut Musik Daya Indonesia (IMDI) didirikan pada 2001 oleh Tjut Nyak Deviana Dausdjah dan merupakan institut musik pertama di Indonesia yang menawarkan kurikulum berstandar internasional. Banyak kurikulum IMDI yang ditulis sendiri oleh pendirinya.
(tia/mmu)











































