Dalam penyelenggaraannya yang ke-6 ini pihak penyelenggara menggandeng Leo Silitonga selaku pemilik Umah Seni Art Gallery Indonesia sebagai Fair Director dan Enin Supriyanto sebagai kurator. Dengan itu diharapkan acara ini bisa menghadirkan koleksi seni rupa yang layak untuk dinikmati oleh pengunjung yang hadir.
"Kami menginisiasi ini mulai enam tahun yang lalu. Alasan membuat art fair ini adalah karena pada saat itu di Indonesia belum ada ajang art fair sebesar ini. Padahal saat itu dunia seni rupa sedang sangat tinggi, seniman-seniman luar biasa banyaknya dan sejalan dengan waktu seniman Indonesia itu semakin dikenal di kancah internasional," kata Editor In Chief Harper's Bazaar Indonesia Ria Lirungan dalam konferensi pers di Hard Rock Cafe, Selasa (10/6/2014).
Salah satu tujuan besar dari penyelenggaraan acara ini adalah untuk memajukan seni rupa Indonesia dan menunjukkan kemampuan seniman dalam negeri ke lingkup dunia. "Dengan latar belakang kami yang berbeda-beda, kami memiliki semangat yang sama yakni untuk memajukan dunia seni rupa Indonesia," jelas Fair Director Bazaar Art Jakarta 2014 Leo Silitonga.
Menurut Leo, Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki potensi kuat dalam dunia seni rupa, sehingga sangat diminati oleh penyelenggara acara seni internasional di luar negeri. "Potensi tersebut jadi lebih banyak dimanfaaftkan oleh negara lain, kita sendiri belum memaksimalkan manfaatnya," tambahnya.
(ass/mmu)











































