Seperti dilansir BBC, Rabu (21/5/2014), halaman tersebut diduga hilang setelah pertunjukan pembuka di St Petersburg, Moskow tahun 1908 silam. Sehingga ia ditemukan kembali menjadi koleksi pribadi pada 2004.
Sepanjang sejarah dunia komposer Rusia, tulisan tangan dari simfoni ini yang menjadi satu-satunya saksi. Di dalamnya terdapat notasi-notasi dengan tinta hitam. Serta ada yang dicoret atau dikoreksi dan diberi penjelasan lagi. Termasuk beberapa bar di atas halaman usang tersebut.
Naskah ini dianggap karya kedua terbesar dari Rachmaninov. Balai Lelang Sotheby mengatakan naskah itu dibeli oleh seorang kolektor pribadi.
Namun, keluarga Rachmaninov mengklaim sebagai pemilik sahnya dan mengatakan tak ada bukti jika naskah itu tak pernah dijual semasa hidupnya.
Akhirnya, pada 2005 silam disepakati, karya-karya simfoni dari Rachmaninov dipamerkan di British Library. Tapi, kini ia kembali dilelang ke pasaran.
(tia/mmu)











































