Disisipi Suara Bising Kota, Grup Tari Prancis Pentaskan 'Your Ghost is Not Enough'

Disisipi Suara Bising Kota, Grup Tari Prancis Pentaskan 'Your Ghost is Not Enough'

- detikHot
Rabu, 21 Mei 2014 11:57 WIB
Disisipi Suara Bising Kota, Grup Tari Prancis Pentaskan Your Ghost is Not Enough
Kubilai Khan Investigations (dok.IFI)
Jakarta - Di atas panggung itu hanya ada penari wanita dan cahaya yang berasal dari layar putih. Tanpa ada latar suara, tubuhnya meliuk-liuk dengan dinamis. Penari pria masuk diiringi suara derum motor bercampur bisingnya lalu lintas.

Mereka menari sesuai irama rekaman suara yang terdengar. Tiba-tiba, tubuh wanita diangkat sehingga posisinya berada di atas kepala pria. Penari wanita yang memakai tanktop berwarna hijau dan celana panjang hitam itu mengerang beberapa saat.

Tubuhnya diturunkan. Ia kesakitan. Gerakannya pun nampak sekarat. Si pria meninggalkan panggung. Adegan berubah ketika suara roundtable dimainkan. Penari wanita kembali menari menunjukkan kebolehannya di depan pasangannya. Begitu sebaliknya. Kemudian, layar putih berubah warna menjadi biru dan merah. Panggung menjadi silau.

Pertunjukkan yang bertajuk 'Ghost is Not Enough' ini dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta dan diperankan oleh Idio Chichava dan Esse Venderbuggen. Mereka berasal dari kelompok tari Prancis, Kubilai Khan Investigations.

Ini merupakan pentas kedua kalinya setelah di Taman Budaya, Bandung pada 17 Mei lalu. "Sebelumnya kami sudah residensi satu bulan di Bandung dan menyiapkan tarian ini di sana," kata koreografer Frank Micheletti usai pementasan di GKJ, Selasa (20/5/2014) malam.

Frank menceritakan bahwa karyanya kali ini bercerita mengenai perbedaan sekaligus persamaan persepsi. Serta cara pandang atas dunia. Kedua penarinya, kata dia, menyuguhkan perseteruan dan keintiman personal laiknya sepasang kekasih.

"Mereka bermain sangat intimnya, merasa tidak ada orang lain selain mereka. Tapi padahal ada suara-suara lain di luar ruangan itu, atau saya juga percaya ada suara lain di luar dunia ini," ungkapnya.

Suara-suara tersebut berisi berbagai hal. Di antaranya kebisingan kota besar, roundtable, suasana nightclub, bisingnya motor dan mobil, anak-anak kecil yang sedang berteriak, gumaman wanita, bahkan Frank juga memasukkan unsur gamelan dalam suara tersebut.

Frank mengatakan ia sengaja menampilkan rekaman live mixing musik ini selama pertunjukkan berlangsung. "Ada yang saya rekam di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya tapi ada juga yang baru saya lakukan sendiri saat itu juga. Real time."

Kubilai Khan Investigations yang berdiri 15 tahun lalu ini sudah banyak berkolaborasi dengan berbagai seniman dan penari Indonesia. Karyanya kali ini adalah pentas keduanya dalam rangka Printemps Francais ke-10. Tahun lalu, ia mementaskan 'Tiger Tiger Burning Bright'.


(tia/mmu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads