"Iya, itu koleksi saya dan kawan saya Wini Ponco," ujarnya kepada detikHOT usai gladi resik di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Kamis lalu (24/4/2014).
Salah satunya, adalah dodot yang dipakai oleh penari utama di atas panggung. Kain sutra sepanjang 6 meter tersebut adalah miliknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Astari pun mengatakan tidak takut rusak dan sayang mengeluarkan koleksi pribadinya sendiri. "Daripada disimpan sendiri. Saya enggak apa-apa, ingin total dalam segala hal saja," ucapnya.
Tak hanya dipakai oleh penari wanita saja, namun kain batik bergambar naga dan yang bermotif mega mendung juga dipakai oleh penari pria.
"Tapi saya lupa jelasnya ada berapa. Besok Insya Allah ada yang mau kami pajang kain batiknya. Mau kasih tahu ke masyarakat juga, Insya Allah."
Menurutnya, penggunaan batik Iwan Tirta ini memang sengaja dipilihnya. Setiap kali perancang busana tersebut akan menggelar fashion show, pihaknya selalu menarikan tarian sakral Jawa, tari Bedhaya.

Ia merupakan seorang yang adiluhung dan sangat mengapresiasi budaya Jawa. "Saya rasa dengan memakai koleksi beliau, akan menambah sakral tarian Drupadi ini," ujarnya.
Pertunjukkan yang akan dipentaskan mulai malam ini hingga besok malam, tak hanya mengawinkan drama, tari, musikal, dan seni visual saja. Tapi juga menggunakan multimedia dan video mapping di dalamnya. Penasaran?
(tia/utw)











































