Trilogi Insiden terdapat tiga buku. Pertama, adalah kumpulan cerpen 'Saksi Mata' yang memuat pemberitaan mengenai insiden Dili pada 1991 silam. Buku kedua, 'Jazz, Parfum & Insiden' yang juga pernah diterbitkan secara lengkap dalam bahasa Inggris tahun 2002.
Serta buku ketiga, 'Ketika Jurnalisme Dibungkam, Sastra Harus Bicara' yang merupakan kumpulan esai dan naratornya dibacakan oleh Seno Gumira Ajidarma sendiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Buku audio ini direkam di Studio Kua Etnika pimpinan Djaduk Ferianto di Yogyakarta, Soera Madjoe pimpinan Anjar Prabowo di Jakarta, dan Studio Antida pimpinan Anak Agung Anom di Denpasar. Hasilnya adalah rekaman yang berlangsung selama 17 jam.
Sedangkan sound engineeringnya sendiri dibuat di Gotrek Whitehouse. Serta untuk memberikan atmosfer yang berbeda dibandingkan buku audio terbitan Digital Archipelago sebelumnya, diramaikan juga dengan aransemen musik oleh Boris Simanjuntak, Ayu Laksmi, dan Piotr Komorowski.
Menurut perwakilan dari lembaga Digital Archipelago, Hristina Nikolic Murti karya Seno Gumira Ajidarma ini adalah tonggak sejarah sastra Indonesia.
"Dengan adanya digitalisasi sastra Indonesia ini dapat memberikan hembusan baru di wilayah cyber sastra melalui aplikasi pintar yang dapat didownload bebas biaya," ujarnya.
(tia/utw)











































