Demi Istri Tercinta, Ki Kusumo Pasang Lift di Rumah Lima Lantainya

Rumah Shio Naga Ki Kusumo (4)

Demi Istri Tercinta, Ki Kusumo Pasang Lift di Rumah Lima Lantainya

- detikHot
Jumat, 14 Mar 2014 10:31 WIB
Demi Istri Tercinta, Ki Kusumo Pasang Lift di Rumah Lima Lantainya
Pintu lift (Tia Agnes Astuti /detikHOT)
Jakarta - Demi cinta terhadap istrinya, pria mana pun mampu melakukan apa saja. Sebut saja, kaisar dari Kekaisaran Mughal, Shah Jahan selama 22 tahun membangun monumen cinta termegah sepanjang sejarah yakni Taj Mahal.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Ki Kusumo terhadap almarhumah istrinya yang meninggal tahun lalu, Vini Melani. Ia membangun lift di dalam rumah lima lantainya.

Meski tak seindah dan semegah perbuatan Shah Jahan namun tindakan sederhana ini mampu membuktikan rasa cinta Ki Kusumo. Ia rela membuatkannya karena demi memudahkan aktivitas sang istri.

Ki Kusumo menceritakan jika saat itu istrinya sedang hamil anak pertama. "Dia ingin ke lantai atas tapi enggak bisa. Waktu itu sudah ada anak tangga, tapi masa naik turun tangga terus, kan kasihan," katanya kepada detikHOT.

Atas alasan itu, ia membuatkan lift dari lantai satu hingga ke lantai teratas. "Ini saking cintanya saya kepada dia."

Namun, sayangnya lambat laun lift tersebut jarang digunakan oleh keluarganya. Para penghuni rumah lebih senang menggunakan anak tangga dan justru merasa tidak kerepotan.

Termasuk bagi ketiga anak-anak Ki Kusumo. Meski lift tersebut sebenarnya masih berfungsi seperti sedia kala, namun nampaknya ia tidak ingin menggunakannya lagi.

"Anak-anak saya suka main petak umpet di dalam rumah. Suka ngumpetnya di dalam lift. Kalau terjadi yang gimana-gimana nah ini yang enggak baik," ujarnya.

Segala risiko ia coba untuk minimalkan bagi keluarganya. "Namanya anak kecil kalau dilarang semakin enggak dengar. Saya pikirnya kalau tiba-tiba ketutup, enggak bisa keluar dan kehabisan oksigen gimana."

Lantas ia memutuskan tidak ingin menggunakannya lagi. Kini, lift yang memiliki pintu dengan bahan kayu itu terlihat terbengkalai. Seperti di lantai satu, di depannya terdapat meja dan rak-rak sepatu.

Sehingga seperti tidak ada lift di sana. Hanya di lantai tiga hingga lima, kita bisa melihat dengan jelas bentuk dari lift tersebut. "Saya juga sudah enggak pakai. Jadi biarin sajalah begitu."

Anak-anaknya pun tidak bermain di lantai atas. Sejak istrinya meninggal dunia, kamar tidur yang terletak di lantai tiga juga dibiarkan kosong. Mereka sengaja tidur bersama ayahnya. Kini, liftnya pun tidak berguna sama sekali.

(utw/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads