Saat itu, tepatnya pada tahun 1961, Dennis mendapatkan hadiah kamera Nikon dari istrinya, Brooke Hayward ketika ia berulang tahun. Dennis mengakui, bahwa ia tak mampu membeli sendiri kamera Nikon karena harganya mahal. Hampir semua saksi mata, menceritakan bahwa pada era itu, Dennis seolah tak pernah melepaskan kamera dari tangannya, ia kerap menggantung kamera di lehernya.
Banyak sekali wajah terkenal yang tertangkap kamera Dennis, dari mulai Jane Fonda hingga Andy Warhol. Ia juga menangkap momen politik bersejarah di era tersebut. Dennis Hopper tidak pernah memotong foto yang ia jepret, dan selalu memanfaatkan cahaya alami untuk foto hitam putihnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi entah kenapa, setelah sukses sebagai sutradara film, Dennis menanggalkan kameranya. Ia pun pernah meminta temannya seorang kurator seni, Walter Hopps untuk membakar foto-foto yang pernah ia ambil. Namun Walter menolak, dan menyimpannya rapat. Ketika Walter wafat pada tahun 2005, jandanya mengirimkan foto-foto ini kembali pada Dennis dalam sebuah kotak.
Dennis pun tak pernah membuka kembali 400 lembar fotonya itu, hingga ia wafat pada tahun 2010. Foto-foto yang masih tersimpan rapih dalam sebuah kotak itu akhirnya ditemukan di samping kotak ornamen Natal dalam sebuah lemari. Ini ditemukan ketika kediaman Dennis di Los Angeles, dibersihkan.
Akhirnya foto-foto yang hilang itu akan dipamerkan di Royal Academy, London dalam pameran berjudul "The Lost Album". Pameran ini akan dihelat mulai 26 Juni hingga 25 Agustus 2014.
(ass/utw)











































