Ada yang memanggilnya seniman aneh. Pasalnya pekerjaannya ini menggabungkan antara abu orang yang sudah meninggal dan menjadikannya karya seni lukisan.
Namun, ternyata kreasinya ini terbukti populer. Seniman asal Missouri, Adam Brown yang dijuluki dengan PicASHo awalnya didekati oleh seorang kawannya yang meminta dibuatkan potret kekasihnya yang sudah meninggal dunia.
Brown sempat gugup dan menolaknya. Tapi akhirnya ia menyanggupinya. "Saya seringnya melukis tentang hewan, bunga, maupun pemandangan. Ini sesuatu yang baru," ujarnya seperti dilansir dari Daily Mail, Kamis (27/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan potret objek yang dilukisnya berasal dari foto yang diberikan. "Untuk menjadi lukisan utuh saya bisa melukisnya antara empat sampai delapan jam hingga selesai."
Sedangkan untuk merekatkannya, ia menggunakan lem khusus dan resin. Para kolektor pun menyebutnya sebagai 'Ashes to Art' dan setiap harinya permintaan melukis banyak diterimanya.
"Saya pikir awalnya orang akan mempunyai reaksi aneh tapi sebenarnya itu tidak aneh sama sekali," katanya. Abu hanyalah media sebagai bahan material untuk melukis. "Saya juga menghargai dan menghormatinya dengan memakai sarung tangan dan mengirimkan kembali bagian abu yang tak terpakai."
Brown juga selalu mengatakan jika memiliki abu dan menaruhnya ke dalam guci adalah salah satu cara yang baik untuk mengingat seseorang. "Tapi gunakan abu jasad mereka untuk karya seni adalah cara yang bagus untuk mengingat mereka hidup."
(tia/utw)











































