Namun bagaimana jika aktivitas menyanyi tersebut dilakukan dalam kelompok paduan suara? Tentu saja, tak sembarang orang mampu masuk ke grup tersebut dan menyamakan ritme nada secara bersamaan.
Nah, di pertengahan pekan ini, detikHOT mencoba menggali uniknya dunia paduan suara yang ada di Jakarta. Dari paduan suara mahasiswa yang menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan menang berbagai kompetisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
***
Hobi menyanyi ketika masih kecil membuat wanita yang bernama Anindita Saraswati atau akrab disapa Ayas masuk ke dalam grup Paduan Suara Mahasiswa (PSM) di universitasnya. Tak disangka lantaran hobi ini, bisa membawanya keliling daerah maupun ke luar negeri.

"Memang dari kecil, aku sudah suka menyanyi dan pernah bergabung di vocal grup SMP dan SMA tapi enggak terlalu serius," katanya kepada detikHOT Selasa (21/1/2014) lalu.
Saat pertama melihat demo UKM PSM Mercubuana di orientasi mahasiswa, Ayas langsung tertarik untuk gabung. "Aku merasa di sini bisa asah hobi dan mendapatkan banyak pengalaman."
Dua tahun lalu, ia mengikuti segala macam prosedurnya. Beberapa hari kemudian, penerimaan anggota baru dimumumkan dan Ayas terpilih.
"Alhamdulillah masuk, aku ingin dapat menyanyi seperti mereka, terdapat pembagian suara dan harmonisasi suara yang merdu. Makanya aku tertarik gabung," jelas Ayas.
Mahasiswa yang kini masuk dalam divisi Hubungan Masyarakat (Humas) eksternal di PSM Mercubuana ini mengatakan sudah mengikuti tiga kali perlombaan nasional dan internasional. Pertama di lomba paduan suara di Universitas Semarang.
Serta yang kedua dan ketiga bertaraf internasional yaitu Xinghai Prize International Choir Championship di Guangzhou, China dan Bali International Choir Festival di Bali (bertaraf internasional).
Di antara, ketiga perlombaan tersebut yang paling berkesan adalah ketika di Semarang. "Itu yang pertama buat saya dan angkatan saya ikuti. Kami juga berhasil jadi juara dan bawa pulang dua piala bergilir."

Meski tergolong baru menjadi anggota dari PSM Mercubuana namun Ayas sama sekali tidak meremehkan apa yang diajarkan oleh pelatihnya. Pasalnya menyanyi solo atau sendiri dengan di vokal grup, tentunya berbeda.
Ketika menyanyi dengan grup vokal yang sama, harus ada harmonisasi suaranya. "Juga ada teknik bernyanyi yang enggak sama dengan kita nyanyi lagu jazz, rock, R&B."
Di paduan suara, suara dan nada yang dibunyikan harus membentuk suatu chord yang selanjutnya menjadi harmonisasi agar enak didengar.
(tia/utw)











































