Masuk Paduan Suara, Membuat Mahasiswa Ini Keliling Daerah dan Luar Negeri

Uniknya Dunia Paduan Suara (1)

Masuk Paduan Suara, Membuat Mahasiswa Ini Keliling Daerah dan Luar Negeri

- detikHot
Rabu, 22 Jan 2014 09:02 WIB
Masuk Paduan Suara, Membuat Mahasiswa Ini Keliling Daerah dan Luar Negeri
(dok. PSM Mercubuana)
Jakarta - Menyanyi merupakan aktivitas yang menyenangkan. Dari anak kecil hingga orang dewasa mampu melakukannya. Ada yang sekedar hobi di kamar mandi, bersenang-senang bersama kawan di tempat karaoke, sampai yang berlatih musik guna menjadi penyanyi profesional.

Namun bagaimana jika aktivitas menyanyi tersebut dilakukan dalam kelompok paduan suara? Tentu saja, tak sembarang orang mampu masuk ke grup tersebut dan menyamakan ritme nada secara bersamaan.

Nah, di pertengahan pekan ini, detikHOT mencoba menggali uniknya dunia paduan suara yang ada di Jakarta. Dari paduan suara mahasiswa yang menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan menang berbagai kompetisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga komunitas paduan suara yang melakukan kegiatan ini hanya untuk bersenang-senang, membuat pertemanan baru, dan tertawa ketika menyanyi. Karena sesuai dengan moto Jakarta International Community Choir (JICC) yakni to sing, laugh, and enjoy.

***

Hobi menyanyi ketika masih kecil membuat wanita yang bernama Anindita Saraswati atau akrab disapa Ayas masuk ke dalam grup Paduan Suara Mahasiswa (PSM) di universitasnya. Tak disangka lantaran hobi ini, bisa membawanya keliling daerah maupun ke luar negeri.



"Memang dari kecil, aku sudah suka menyanyi dan pernah bergabung di vocal grup SMP dan SMA tapi enggak terlalu serius," katanya kepada detikHOT Selasa (21/1/2014) lalu.

Saat pertama melihat demo UKM PSM Mercubuana di orientasi mahasiswa, Ayas langsung tertarik untuk gabung. "Aku merasa di sini bisa asah hobi dan mendapatkan banyak pengalaman."

Dua tahun lalu, ia mengikuti segala macam prosedurnya. Beberapa hari kemudian, penerimaan anggota baru dimumumkan dan Ayas terpilih.

"Alhamdulillah masuk, aku ingin dapat menyanyi seperti mereka, terdapat pembagian suara dan harmonisasi suara yang merdu. Makanya aku tertarik gabung," jelas Ayas.

Mahasiswa yang kini masuk dalam divisi Hubungan Masyarakat (Humas) eksternal di PSM Mercubuana ini mengatakan sudah mengikuti tiga kali perlombaan nasional dan internasional. Pertama di lomba paduan suara di Universitas Semarang.

Serta yang kedua dan ketiga bertaraf internasional yaitu Xinghai Prize International Choir Championship di Guangzhou, China dan Bali International Choir Festival di Bali (bertaraf internasional).

Di antara, ketiga perlombaan tersebut yang paling berkesan adalah ketika di Semarang. "Itu yang pertama buat saya dan angkatan saya ikuti. Kami juga berhasil jadi juara dan bawa pulang dua piala bergilir."



Meski tergolong baru menjadi anggota dari PSM Mercubuana namun Ayas sama sekali tidak meremehkan apa yang diajarkan oleh pelatihnya. Pasalnya menyanyi solo atau sendiri dengan di vokal grup, tentunya berbeda.

Ketika menyanyi dengan grup vokal yang sama, harus ada harmonisasi suaranya. "Juga ada teknik bernyanyi yang enggak sama dengan kita nyanyi lagu jazz, rock, R&B."

Di paduan suara, suara dan nada yang dibunyikan harus membentuk suatu chord yang selanjutnya menjadi harmonisasi agar enak didengar.








(tia/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads