Rupa-rupa Penerbitan Buku Mandiri (4)

Ini Besaran Biaya Terbitkan Buku Sendiri

- detikHot
Rabu, 15 Jan 2014 09:48 WIB
Jakarta - Menerbitkan buku lewat jalur mandiri jelas berbeda dengan mekanisme penerbitan komersial. Terutama dalam hal pendanaan. Pada penerbitan mandiri, penulis diharuskan mengeluarkan ongkos cetak sesuai jumlah eksemplar.

Salah satu pendiri Indie Book Corner Anindra Saraswati, 26 tahun, mengatakan besaran biaya sangat tergantung pada jumlah cetakan buku dan jasa yang diberikan.

Sebagai rincian, biaya edit dikenakan sebesar Rp 3.000 per halaman untuk 100 halaman pertama, setelah itu hanya Rp 2.000 per halaman. Biaya layout Rp 2.000 per halaman, sementara cover Rp 300 ribu, dan biaya ISBN Rp 50 ribu.

"Penulis hanya bayar per jasa yang dipakai dari Indie Book Corner saja. Kalau naskah sudah final, dalam arti sudah editing, layout, dan desain cover, ya tinggal bayar ongkos cetak saja," kata wanita yang akrab disapa Yayas kepada detikHot, Senin (13/1/2014).

Adapun biaya cetak juga bervariasi. Ambil contoh naskah setebal 150 halaman ukuran standar, cover full color, laminasi doff atau gloss, dan jenis kertas book paper, perkiraan biaya cetak 1.000 eksemplar dengan ofset sekitar Rp 8.000 per eksemplar.

Lalu, bagaimana harga jual buku tersebut? Ternyata, penulis diberi keleluasaan menentukan sendiri. Tapi, biasanya memakai rumus harga produksi dikalikan lima.

"Misal harga produksi bukunya Rp 6.000 tinggal dikali 5 jadi Rp 30 ribu. Tapi, kalau hanya ingin cetak terbatas, nanti harganya bisa disesuaikan sama tebal tipisnya," ujar Yayas.

Biaya lebih rendah ditawarkan Ika Kristin Diana, pendiri PT Kunci Media Utama. Untuk hitungan sampai 100 eksemplar, penulis hanya dikenakan ongkos Rp 550 ribu - Rp 1,5 juta. Sudah termasuk full service.

Harga jualnya sendiri diserahkan pada penulis. Rata-rata sebesar dua kali lipat dari biaya produksi. Sementara pemasaran dilakukan sebagian besar melalui media online.

(fip/utw)