Buku otobiografi dari Mike Tyson, berjudul Undisputed Truth telah rilis di penghujung tahun 2013 ini. Mike Tyson menerima tawaran dari Barnes & Nobble cabang New York, Amerika Serikat, yang menjadi publikasi buku otobiografinya.
Dalam merampungkan bukunya ini, Mike Tyson dibantu oleh penulis pendamping Larry 'Ratso' Sloman, agar bukunya bisa sukses di pasaran. Dalam kehidupannya Tyson juga terkenal sebagai seorang pecandu narkotika jenis kokain, ia juga pernah menerima tuduhan sebagai pemerkosa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cerita di dalam buku ini sangat hidup," ujar Rory Scarfe, editor bukunya untuk wilayah Inggris, dilansir dari The Guardian (31/12/2013).
"Ini sangat intens, Larry Sloman memiliki hubungan yang luar biasanya dengan Tyson, ketika Tyson menceritakan semuanya. Dia bukan David Beckham, dia bukan idola atau berpura-pura jadi idola. Yang menjadi kelebihannya adalah kejujurannya dan keberanian untuk membahas itu."
Sebelumnya, Larry Sloman juga pernah menjadi penulis pendamping untuk buku otobiografi, yaitu untuk Antony Keidis, vokalis band Red Hot Chili Pepper yang rilis pada tahun 2004.
Sementara buku Undisputed Truth dimulai dengan kemunculan Tyson di Brooklyn, dilanjutkan dengan naasnya pernikahan pertama Tyson. Lalu bagaimana pengakuannya soal kasus pemerkosaan, kondisi di penjara pertama kali, kembalinya ia ke karir tinju dan momen paling penting dalam pertandingan tinju, yakni saat Tyson menggigit telinga lawannya Ivander Holyfield.
Ia juga sempat menjalani kehidupan sebagai aktor komedi, mungkin beberapa dari Anda sadar akan munculnya sosok Tyson dalam film The Hangover beberapa waktu silam. Buku ini juga menyingkap kematian anak Tyson tahun 2009, yang saat itu baru berusia empat tahun.
"Ini adalah cerita luar biasa, dan ini menunjukan sisi yang brutal. Buku ini seperti film," jelas Rory Scarfe.
(ass/utw)











































