Imajinasi Nick Lord, 25 tahun memang liar! Awal tahun ini seniman muda itu memamerkan beberapa lukisan Kate Middleton yang kini bergelar Duchess Of Cambridge dalam kondisi hamil tapi berbusana minim.
Â
Lord menggambarkan Sang Putri hanya mengenakan bra bermotif macan tutul sembari memegang perutnya yang hamil besar. Lukisan itu sebagian menggunakan cat semprot.
Â
Mantan seniman grafiti dari Cardiff itu jelas membuat orang kaget, di saat banyak mengelu-elukan keanggunan Sang Duchess. Lord dipastikan tak akan menjadi pelukis favorit Istana Buckingham.
Â
***
Â
Namun para pecinta seni lebih kaget lagi ketika Lord malah mendapat penghargaan dari National Portrait Gallery (NPG). Lembaga bergengsi itu memilih salah satu karyanya untuk dipajang di galeri nasional Inggris selain menganugrahi pria muda itu sebagai Crowned Portrait Artist.Â

Â
Tentunya Lord meraih penghargaan ini bukan karena lukisan Kate Middletonnya. Lord menang lewat lukisan cat minyaknya dengan subyek veteran perang Irak, Johnson Beharry.
Beharry adalah peraih penghargaan Victoria Cross tahun 2005 setelah berhasil menyelamatkan beberapa rekan tentaranya dari dua kali serangan.
Â
Lord juga diumumkan sebagai pemenang kompetisi the Sky Arts Portrait Artist of the Year. Acara yang dipandu oleh Joan Bakewell dan komedian Frank Skinner itu memilih lebih dari 1800 pelukis di seluruh Inggris, untuk mencari pelukis muda berbakat.
Â
Juri kompetisi diantaranya adalah direktur National Portrait Gallery, Sandy Nairne - yang memutuskan untuk memajang lukisan Johnson Beharry itu selama sepekan.
Â
***
 "Rasanya seperti mimpi jadi kenyataan melihat salah satu karyaku dipamerkan di National Portrait Gallery. Ini adalah awal yang sempurna untuk karirku," kata Lord seperti dikutip dari Daily Mail.
Â
Untuk kemenangan ini Lord mendapatkan hadiah uang tunai sebesar ÂŖ10,000 atau sekitar Rp 197 juta untuk melukis foto pemenang double-Booker prize, penulis buku Wolf Hall, Hilary Mantel.Â
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Â
"Aku sudah bertemu dengannya dua kali, dan mengambil banyak foto. Dia adalah pribadi yang luar biasa dan mengatakan terserah bagaimana aku akan melukiskannya," kata Lord.
Â
"Tentu saja aku gugup, karena aku ingin dia menyukai lukisanku dan lukisan ini nantinya akan dilihat oleh semua orang yang datang ke British Library."
Â
Berbicara tentang Sky Arts, Lord menyampaikan latar belakang artistiknya yang sangat tidak konvensional.
Â
Misalnya saat bekerja Lord senang ditemani musik hiphop. Hentakan iramanya akan membantunya untuk lebih fokus dan mendapatkan semua semangat underground dari seni grafitti.
"Aku mulai belajar tentang grafiti di usia muda. Jadi buatku, ini adalah salah satu bentuk seni murni."
Â
Lord mengatakan biasanya dia lebih suka melukis potret orang dari foto, bukan dari aslinya. Dia lebih suka menangkap gambaran orang dalam keseharian yang menampilkan kepribadiannya dibanding dalam pose yang formal.
Â
Â
Â
(utw/tia)











































