Tulis Novel Detektif, JK Rowling Pakai Nama Samaran

Tulis Novel Detektif, JK Rowling Pakai Nama Samaran

- detikHot
Selasa, 17 Des 2013 09:47 WIB
Tulis Novel Detektif, JK Rowling Pakai Nama Samaran
Jakarta - Setelah sukses dengan seri novel fantasi remaja 'Harry Potter', JK Rowling merambah penulisan novel drama dewasa lewat 'The Casual Vacancy'. Kini, novelis yang masuk daftar orang terkaya di dunia itu kembali meluncurkan karya baru, kali ini sebuah novel detektif. Namun, ia pakai nama samaran.

Novel berjudul 'The Cuckoo's Calling' itu diterbitkan atas nama Robert Galbraith. Awalnya, publik tidak tahu bahwa itu adalah nama samaran dari Rowling. Belakangan, Rowling sendiri membuat pernyataan pengakuan yang mengejutkan itu. Publik pembaca novel pun langsung penasaran dibuatnya.

'The Cuckoo's Calling' berkisah tentang detektif swasta bernama Cormoran Strike. Ia seorang veteran perang yang memendam luka fisik dan luka batin dari perang di Afghanistan. Hidupnya sedang kisruh, sampai akhirnya sebuah tawaran untuk menyelidiki suatu kasus pembunuhan menolong keuangannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus yang harus dipecahkan oleh sang veteran adalah kematian seorang supermodel terkenal. Polisi menetapkan bahwa kasus tersebut adalah bunuh diri. Namun, kakak korban meragukan hal itu, dan menyerahkan pada Cormoran untuk menyelidikinya.

Tentu saja, imbalan materi yang diperoleh Cormoran juga menuntutnya untuk bekerja keras, dan menenggelamkannya dalam kasus tersebut. Ia tak hanya harus menghadapi kenyataan yang kelam, namun juga bahaya besar yang mengancam.

"The Cuckcoo's Calling' diklaim sebagai novel misteri yang mencekam dan anggun. Kisahnya membawa pembaca mengelana di antara atmosfer London yang pekat, dari jalanan Mayfair yang mewah dan sunyi, ke bar-bar suram di East End, hingga ke keriuhan Soho.

Media dunia pun menyambut baik kehadiran novel detektif pertama JK Rowling tersebut. The New York Times misalnya memuji bahwa "Robert Galbraith telah menulis buku yang sangat menghibur, memperkenalkan tokoh protagonis yang menarik, dengan narasi yang bergerak dalam ketegangan yang terus meningkat".

(mmu/mmu)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads