Mengunyah Sirih, 'Doping' Alami Penenun Kain NTT

Anugrah Alam Di Secarik Tenun Alor (2)

Mengunyah Sirih, 'Doping' Alami Penenun Kain NTT

- detikHot
Rabu, 27 Nov 2013 10:03 WIB
Mengunyah Sirih, Doping Alami Penenun Kain NTT
Perempuan Alor bersama tenun dagangannya (Firda Puri Agustine/detikHOT)
Jakarta - Ramsiyah Muslimin asyik memintal benang di halaman rumah jabatan Bupati Simeon Thobias Pally di Kalabahi, Alor, Nusa Tenggara Timur, Rabu (20/11/2013) siang.

Sambil duduk, tangan ibu berusia 40 tahun ini cekatan menggerakan alat tenun tradisional yang sering disebut gedhog. Untaian benang diputar ke atas dan ke bawah hingga membentuk sebuah motif tertentu. Rapi sekali.

Sebentar berhenti untuk mengunyah sirih yang dibawa dari rumah. Perlahan, gigi dan bibirnya sudah berubah jadi oranye kemerahan. Makin dikulum makin merona.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini bukan buat gincu, tapi buat bikin saya punya kerja bertambah semangat," kata wanita yang akrab disapa Mama Ramsiyah itu.




Dia tak sendirian. Ada 200 penenun yang ikut meramaikan festival serat dan warna alam, SWARNAFest 2013, juga mengunyah sirih. Nurjanah Ali, 37 tahun, penenun lainnya bilang, sirih berguna mengusir kantuk.

Ya, maklum saja. Menenun selembar kain selendang bisa makan waktu hingga seharian. Itu jika semangat. Kalau sudah lelah dan mengantuk, tentu prosesnya bakal lebih lama.

"Sirih ini bikin mata melek terus. Segar terus tak ada lelah. Mau menenun ya harus makan sirih dulu," ujar Mama Nurjanah.

Namun, Mama Ariance tak sama. Ibu berusia 41 tahun itu lebih senang tidak mengunyah apapun saat menenun. Untuk mengusir kantuk dan lelah, ia memilih berisitirahat sejenak.



"Tidak. Saya tak biasa kunyah sirih. Kalau capek, ya istirahat dulu. Begitu saja," katanya.

DetikHOT sempat mengikuti kebiasaan mama-mama penenun tersebut. Mengunyah sirih yang rasanya ternyata sedikit getir. Ada paduan antara pedas-pedas daun mint, manis, dan pahit.

Bagi yang belum biasa mungkin akan terasa sedikit mual. Namun, hanya sekejap. Selebihnya, anggaplah seperti makan permen karet yang mampu memutihkan gigi secara alami.
















(fip/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads