Bukan Sekadar Coretan Pinggir Jalan, Ada Alasan Serius Pembuatan Mural

Mural di Ajang \'Siasat\' Jakarta Biennale 2013 (2)

Bukan Sekadar Coretan Pinggir Jalan, Ada Alasan Serius Pembuatan Mural

- detikHot
Rabu, 20 Nov 2013 11:44 WIB
Bukan Sekadar Coretan Pinggir Jalan, Ada Alasan Serius Pembuatan Mural
Karya Bujangan Urban beberapa waktu lalu (dokpri)
Jakarta - Mural memang masih sering menjadi perdebatan. Bisa dikata seni satu ini bisa membuat para ahli perkotaan geleng kepala. Tapi apa mau dikata, ketika para seniman pelakunya butuh ruang untuk berekspresi.

Mari kita lihat dari sudut pandang sang senimannya. Ada keasyikan tersendiri yang dirasakan Rizky Aditya Nugroho saat tangannya menggambar sebuah tembok. Inspirasi mengalir bebas, kebanyakan ungkapan hati.

Menurut pria yang terkenal dengan sebutan Bujangan Urban ini, seni menggambar tembok, atau mural, lebih dari sekadar memanjakan hasrat dan memuaskan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Butuh proses bukan dari segi pribadi saja, melainkan banyak pertimbangan lain seperti site yang harus diperhitungkan," kata Bujangan kepada DetikHot, Selasa (19/11/2013).

Selain itu, dalam mural juga mengandung kebebasan dimana semua orang bisa menikmatinya tanpa perlu datang ke sebuah tempat khusus.

"Mural yang ada di jalan memiliki nilai propaganda yang cukup besar karena akan banyak mata yang melihat," ujarnya.

Untuk membuat karya mural, lanjut Bujangan, hal terpenting adalah jiwa serta passion. Teknik bisa dipelajari, namun membutuhkan waktu dan proses.

Dia sendiri sudah lebih dari 10 tahun menekuni dunia seni jalanan. Selama itu pula, ratusan karya diciptakan. Hampir semua tentang grafiti dan mural.

"Saya menyukai jalanan sudah dari dulu. Sampai sekarang enggak ada bosan," kata Bujangan.

(fip/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads