Kritik Si Bujangan Urban Untuk Para Pekerja Keras

Mural di Ajang 'Siasat' Jakarta Biennale 2013 (1)

Kritik Si Bujangan Urban Untuk Para Pekerja Keras

Firda Puri Agustine - detikHot
Rabu, 20 Nov 2013 10:14 WIB
Kritik Si Bujangan Urban Untuk Para Pekerja Keras
Jakarta -

Bicara soal dunia seni dan perkotaan, tentu tak bisa berlepas begitu saja dari mural atau seni jalanan. Mereka para seniman jalanan ini, sepertinya tak pernah puas jika harus menuangkan ide mereka hanya pada selembar kanvas.

Tapi begitu mereka bertemu dengan ruang publik yang kosong, berbagai gagasan langsung berhamburan ingin dituangkan. Inilah yang dirasakan oleh Rizki Aditya Nugroho.

Di kalangan seniman jalanan, Rizky lebih akrab dipanggil Bujangan Urban. Mengapa demikian? Simak laporannya di detikHOT berikut ini. Ada pula kisah seputar beberapa seniman jalanan lain yang turut serta dalam ajang Jakarta Biennale 2013.

***

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nama asli pria itu adalah Rizky Aditya Nugroho. Namun saat berkarya di jalanan ia menggunakan nama Bujangan Urban

Mural, atau seni menggambar di tempat umum, bisa jadi sebuah ekspresi dan eksistensi diri. Seperti yang dilakukan pria ini pada ajang Jakarta Biennale 2013. Tak terhitung jumlah mural yang ia buat. Ya, karena sudah lebih 10 tahun berkarya sebagai seniman jalanan (street art).

Yang terbaru, pria lulusan Desain Komunikasi Visual Interstudi itu menciptakan coretan di tembok depan Wisma BNI 46, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Kalimatnya menarik, "Loyalitas Tanpa Batas Bikin Hidup Jadi Terbatas".



"Di daerah ini adalah kawasan perkantoran. Dan karya tersebut menjadi sindiran untuk para hard worker (pekerja keras)," kata Bujangan Urban kepada detikHot, Selasa (19/11/2013).

Mural tersebut merupakan karya kedua di acara Jakarta Biennale. Proses pembuatannya sendiri memakan waktu hingga tiga hari tanpa kesulitan berarti.

Bujangan Urban belum berniat menghasilkan karya seni lain karena dia mengaku sangat mencintai dunia seni jalanan. Banyak pengalaman yang bisa didapat dari sana.

"Idenya biasa saya dapat dari pengalaman yang ada di sekitar kita," ujarnya.

(fip/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads