Gedung tersebut baru saja direnovasi dan dijadikan Gereja Scientology. Ajaran ini berkembang di Amerika sejak 1952 silam dan memang sudah banyak gereja yang dibangun di sana.
Total harga yang dihabiskan yakni sekitar Rp 34 milliar. Bangunan museum tersebut akan diubah menjadi tiga lantai, dengan luas sebesar 80.640 meter persegi. Lahan itu dinilai ideal sebagai gereja dan kantor pusat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bangunan bersejarah itu awalnya dijadikan Science Museum of Minnesota pada 1977. Lalu di tahun 1999 berubah fungsi menjadi Minnesota Business Academy sampai 2006.
Setelah menjadi gedung perkantoran, izin renovasi menjadi gereja juga sudah dipegang haknya dari St.Paul's Department of Safety and Inspections.
Rencananya, akan dikerjakan oleh firma arsitektur Gensel yang terletak di San Francisco. Serta mulai pembangunan Mei 2009.
Nantinya juga akan ada perbaikan di bagian eksterior dan atap bangunan museum. Sebuah foto yang terdapat di situs Gereja Scientoloy terdapat sebuah artikel berjudul 'Upcoming Ideal Church of Scientology Twin Cities, USA'.

Di sana terdapat gambar tampak depan yakni cahaya merah muda di bangunan dengan simbol gereja dan nama di papan pintu 'Gereja Scientology'.
Di dalamnya juga masih ada ruang teater dengan kapasitas sebanyak 300 kursi. Menurut, pihak kontraktor gereja, mereka akan tetap memakai ruang duduk teater dari tingkat dua hingga tiga sebagai kapel gereja.
Pusat gereja ini juga akan mencakup ruangan sebagai toko buku, kantor, ruang kelas dewasa, ruang konseling, pusat kebugaran, dan kafe kecil. Selain itu, juga ruang sauna terpisah di lantai tiga, serta ruang ganti bagi pria dan wanita.
(tia/utw)











































