Bahkan anggaran renovasi menjadi dua kali lipat sekitar Rp 777 juta. Lambatnya penyelesaian renovasi museum ini banyak pihak yang menilainya akibat Presiden Museum, Anne Baldassari, 58 tahun.
Namun ada beberapa alasan dari terganggunya renovasi museum. Di antaranya, adanya konflik internal di bawah manajemen Baldassari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persoalan dana pemerintah di bidang budaya juga mengalami kemerosotan. Baldassari sendiri berhasil mengumpulkan Rp 455 milliar atau sekitar US$41 juta dengan mengekspor karya seni untuk pameran di luar negeri.
Sang arsitek, Jean-Francois Bodin mengatakan hambatan birokrasi dalam memperoleh izin telah menunda konstruksi sampai September 2011 yaitu dua tahun setelah museum ditutup.
"Anne adalah seorang pejuang, energinya ada dari proyek ini dimulai," kata Bodin seperti dilansir New York Times, Rabu (31/10/2013)
Putra dari Picasso, Claude Picasso yang juga merupakan anggota Dewan Museum mengatakan proyek ini terhenti karena kurangnya dana. "Ada banyak tekanan dan menempatkan kami di posisi sulit," ujarnya.
Museum Picasso yang dibuka pada 1985 silam mempunyai lebih dari 5000 karya Picasso. Semua karyanya disumbangkan pihak keluarga sejak kematiannya di 1973.
Sumbangan karya lainnya dari harta istri terakhir Picasso, Jacqueline Roque, Anne Sinclair, anggota dewan museum dan mantan istrinya Dominique Strauss-Khan.
(tia/utw)











































