Bantaran Rel Kereta Api Percantik Kandang Jurank Doank

Bermain di Kandang Jurank Doank (7)

Bantaran Rel Kereta Api Percantik Kandang Jurank Doank

Tia Agnes Astuti - detikHot
Kamis, 17 Okt 2013 15:54 WIB
Bantaran Rel Kereta Api Percantik Kandang Jurank Doank
Meja dari bantalan rel kereta api (Tia Agnes/detikHOT)
Jakarta - Kelihaian seni artistik Dik Doank patut diacungi jempol dalam menata Kandang Jurank Doank. Ia tak hanya memakai material ramah lingkungan saja, tapi juga pandai memilih bahan unik.

Seperti pemilihan bantalan rel kereta api yang diletakkan di dekat panggung dan kantor Kandang Jurank. "Nama ruangannya Jamuan Wali di Bulan Rajab," kata Indah Nirmala kepada detikHOT.

Disebut seperti itu lantaran setiap kali di bulan Rajab maupun hari-hari puasa di bulan Ramadhan, di meja panjang terhidang banyak makanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Om Dik dan Tante Myrna selalu siapkan makanan berbuka puasa. Makanya disebut jamuan wali di bulan Rajab. Sampai sekarang tradisi itu masih berjalan," kata Indah.



Ruangan tersebut hanyalah berbentuk pendopo taman. Di bawahnya belasan bantaran rel kereta api dari jaman Belanda berjejer dengan rapi.

Mereka tampak usang dan tua. Sedangkan tiang pendopo dan atap juga menggunakan bantalan rel kereta api. Bahan yang sama berlaku juga bagi meja penjang di ruang itu.

Sedangkan kaki meja panjang, Dik memilih bahan dari kaki mesin jahit yang sudah tak terpakai. "Merk Butterfly kan punya jaman dulu tuh, sudah enggak terpakai. Justru tambah unik disandingkan sama bantalan rel."

Indah juga menambahkan jika bantalan rel tersebut didapatkan oleh Dik Doank membeli dari kawannya. Saat dibeli, kondisinya pun sudah usang, meski bukan keropos.

"Karena memang orangnya mau yang unik jadi dibeli saja. Bantalannya cakep, ada teksturnya," kata Indah.

Ruangan tersebut jika di hari Sabtu dan Minggu sering digunakan sebagai lokasi latihan vokal menyanyi. Serta bermain alat musik.

Jika dilihat dari segi penempatan, ruangan tersebut memang pas berada di tenga-tengah bangunan utama Kandang Jurank. Ditambah lagi dengan adanya banyak pohon Ketapang Kencana yang membuat teduh.







(utw/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads