Melukis dengan Teh dan Kopi

Melukis dengan Teh dan Kopi

- detikHot
Jumat, 11 Okt 2013 11:14 WIB
Melukis dengan Teh dan Kopi
Jakarta - Wah apa jadinya bila aroma hangat kopi dan teh tidak berasal dari cangkir, namun berasal dari lukisan di kanvas.

Jangan sampai Anda tergoda menjilatinya! Bahan minuman populer, yakni kopi dan teh justru dijadikan bahan dasar lukisan oleh seorang seniman asal Amerika Serikat, Gerard Toni.

Ia menggunakan teh dan kopi untuk mewarnai lukisannya, sejak enam tahun lalu. Setiap karya yang ia buat memakan waktu sekitar satu bulan dan ia telah mencoba beberapa jenis teh dari seluruh dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Ini ia butuhkan untuk menciptakan goresan dan nuansa warna yang berbeda-beda.

Karya-karya seninya membutuhkan banyak percampuran kopi dan teh dari berbagai jenisnya. Jenis lukisan yang kerap ia buat pun tak jauh-jauh dari suasana kedai kopi yang hangat.

Seniman berusia 38 tahun ini percaya bahwa suasana dan perpaduan warna kopi dan teh akan sangat selaras, menghasilkan karya yang indah.

"Bagi saya kedai kopi adalah tempat yang mengesankan. Disana ada banyak orang yang bertemu dan berkumpul dalam lingkungannya sendiri. Semua untuk alasan berbeda," ujarnya seperti apa yang dilansir dari Daily Mail (11/10/2013).

Ada beberapa masalah saat melukis dengan medium ini. "Yang pertama adalah membuat kopi dan teh bisa mewarnai seperti cat. Yang kedua menjaga kualitas warna dari kopi dan teh saat terkena sinar matahari - masalah ini biasanya dipecahkan dengan mencampur stabilizer UV ke medium kopi dan teh."

Sementara masalah terakhirnya adalah untuk menjaga warna tetap sama ketika ini berhadapan dengan oksigen.

Ia menggunakan poliakrilik ketika lukisan sudah selesai, untuk menjaga ini dari oksidasi. "Semua warna, tak perduli apa yang saya gunakan, akan menjadi coklat ketika terkena oksigen atau sinar matahari," ujarnya.

Mau tidak mau, Gerard juga harus bereksperimen dengan banyak alat lukis. Ini karena kopi dan teh memiliki sifat yang berbeda ketika dituangkan dalam kanvas.

"Hampir semua alat aku gunakan, sendok, kuas, spons, dan lainnya. Saya juga melukis dalam ukuran besar, ini karena mediumnya cukup sulit di kontrol dalam ruang yang lebih kecil."

(utw/utw)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads