Setiap Masa Punya Komposer yang Berbeda

Lagu Sinetron di Era Kejayaan 1990an (7)

Setiap Masa Punya Komposer yang Berbeda

- detikHot
Rabu, 09 Okt 2013 14:53 WIB
Setiap Masa Punya Komposer yang Berbeda
Jakarta - Setiap masa memiliki jagoannya, termasuk soal komposer maupun pencipta lagu sinetron. Itulah yang diyakini Chossy Pratama, 64 tahun.

Chossy merupakan pecipta lagu ternama di masa kejayaan sinetron era 1990an. Saat itu, namanya hampir selalu ada di setiap sinetron televisi swasta.

"Lagu-lagu sekarang juga bagus-bagus, tapi setiap zaman dan lagu punya jiwanya sendiri. Era, musik, genre, dan tuntutannya berbeda," ujarnya kepada detikHOT Rabu (8/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, setiap masa punya komposer hebat masing-masing. Para pendengar dan pencinta musiknya juga sudah berganti, usianya pun bergerak ke atas.

"Jadi yah harus legowo, setiap masa punya komposer. Kalau mau dikatakan, yah jangan serakahlah," ujar Chossy.

Hingga kini, jika ada yang menawari proyek membuat lagu ia tetap lakukan. "Kalau saya sih bukan komposer, tapi pekerja seni. Kalau komposer mungkin harus dapat inspirasi, tapi sih orang kasih lagu yasudah dibuat."

Namun, kini sejak tahun 2006 Chossy terbilang sudah tidak begitu aktif. Ia lebih banyak mengajar sesuai dengan jurusan kuliahnya yakni Teknik Elektro.

***

Menjadi seorang pencipta lagu bukanlah jalur pendidikan formalnya. Pendidikan bermain musik didapatkan Chossy dari ayahnya yang suka bermain keroncong. Serta ibunya yang bermain piano klasik.

Sejak usia 5 tahun, ia sudah belajar piano klasik. Di luar rumah, Chossy juga dikursuskan belajar musik. "Tapi mungkin karena aku baca males not dan nada aku suka dipukulin pakai mistar. Saya sering ngaco mainnya," kenangnya.

Maksud dari kata 'ngaco' adalah ketika sebuah lagu bernada A, ia menggantinya dengan F. Saat itu, ia suka memvariasikan setiap nada dengan nada lainnya.

"Tapi itu enggak sesuai dengan lagu aslinya, makanya sudah dipukul mistar. Akhirnya, aku belajar sendiri saja," ujarnya.

Pengalaman otodidak ini semakin menguatkan jalur karirnya. Sepulangnya dari kerja di Amerika Serikat pada 1987, ia mulai aktif membuat lagu sinetron.

Termasuk kali pertama ditawarkan membuat sinetron 'Si Manis Jembatan Ancol.' Selanjutnya, berbagai proyek mulai berdatangan termasuk yang baru-baru ini adalah lagu 'Indonesia Menangis' yang dinyanyikan oleh Sherina Munaf. Lagu itu untuk memperingati tsunami Aceh 2006 silam.









(utw/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads