Karena Terlantar, Ilustrasi 'The Raven' Dijual

Karena Terlantar, Ilustrasi 'The Raven' Dijual

- detikHot
Jumat, 04 Okt 2013 15:06 WIB
Karena Terlantar, Ilustrasi The Raven Dijual
Sketsa karya James Carling (Dok.Telegraph)
Jakarta - Puisi 'The Raven' karya Edgar Allan Poe telah menginspirasi banyak seniman. Salah satunya adalah seniman jalanan asal Inggris James Carling.

Carling membuat 43 karya ilustrasi dengan cat air dan tinta berdasarkan puisi tersebut. Sayangnya ilustrasi yang dipajang dan menjadi bagian terpenting dari Museum Edgar Allan Poe, Virginia selama 40 tahun ini menjadi terlantar dan tak terurus.

"Karya ilustrasi ini ditumpuk di kardus usang, menyebabkan kualitasnya memburuk selama bertahun-tahun. Akhirnya kami lelang untuk kelangsungan museum dan atas izin seniman," kata seorang pejabat museum seperti dilansir dari Huffington Post Jumat (4/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia berharap hasil penjualannya mampu meningkatkan pendapatan museum sebesar $60.000 atau sekitar Rp 689 juta.

Menurut Virginia Asosiasi Museum, salah satu dari ilustrasi tersebut adalah 10 artefak langka yang ada di Virginia. Sang ilustrator, Carling merupakan ilustrator paling populer di dunia.



Ia pernah mengatakan, "Ide tentang puisi itu yang paling terkuat, terliar, dan teraneh. Mereka mengerikan. Saya telah mereproduksinya menjadi khalayan," katanya.

Kurator Museum Edgar Allan Poe, Chris Semtner mengatakan karya-karya Carling mampu mengerti Poe. "Ia bisa bergabung dengan kepribadian Poe. Ia mengerti motivasi Poe menulis karya-karyanya saat itu."

Ilustrasi Carling menghiasi dinding museum di bagian 'Raven Room.' Puisinya sendiri pertama kali diterbitkan di New York Evening Mirror. Kisahnya menceritakan tentang pria yang berduka bertemu dengan burung aneh. Berulang kali burung itu mengucapkan kata 'Nevermore.. Nevermore.."

Bahkan puisi tersebut diadaptasi ke dalam film dengan judul yang sama tahun lalu. Serta diperankan oleh John Cussacks sebagai Poe dan Luke Evans sebagai detektif.

Poe dikenal sebagai penulis, penyair, dan kritikus sastra asal Amerika. Ia lahir pada 19 Januari 1809 dan tinggal di Baltimore, London, New York, Philadelphia, dan Richmond.

Poe meninggal tanpa diketahui sebabnya pada 7 Oktober 1849 di Baltimore, New York. Selama bertahun-tahun penyebab kematiannya diteliti, dari pembunuhan hingga penyakit tuberkolosis.



(tia/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads