Pameran 30 Tahun Budaya Bawah Tanah Kota London

Pameran 30 Tahun Budaya Bawah Tanah Kota London

Astrid Septriana - detikHot
Selasa, 17 Sep 2013 16:06 WIB
Pameran 30 Tahun Budaya Bawah Tanah Kota London
Jakarta -

Sebuah pameran tahunan yang diadakan oleh Institute of Contemporary Arts (ICA) di London, Inggris kembali digelar. Ajang tersebut diselenggarakan mulai 13 September hingga 20 Oktober 2013 nanti di The Old Selfridge Hotel, London.

Tahun ini tema yang mereka angkat adalah mengenai perjalanan dari subkultur post-punk di London sejak era 80-an hingga kini. Ruangan eksibisi ini dipenuhi dengan berbagai artefak yang menjadi bukti nyata kehadiran generasi bawah tanah di kota itu.

Direktur Eksekutif dari ICA, Gregor Muir menjelaskan bahwa proyek ini adalah bagian dari eksperimen dari ICA untuk menguji kehadiran dari sebuah warisan budaya yang memiliki kesinambungan dengan era tahun 80-an.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pameran ini juga menyuguhkan video dan instalasi, tapi pada intinya terdapat 56 wadah di meja kaca, yang berisi ragam figur berbeda seperti John Maybury, Putri Julia, Gilbert & George dan Giles Deacon.

"Hari ketika instalasi ini dimulai, sungguh menyenangkan," ujar Gregor Muir, selaku direktur di acara ini. Pameran ini menunjukkan banyak variasi yang terdapat di dalam skema budaya bawah tanah kota London.

"Aku berharap pengunjung akan menyadari bahwa teritori ini ada, ini merupakan budaya yang tidak resmi. Namun, ini penting bagi London dalam berkreasi dan menggali inspirasi."

Dalam hal seninya sendiri, pameran dari ICA ini coba menjelajahi antara sejarah seperti apa yang kita lihat di musium besar dan seni yang kita bisa lihat di galeri komersil. Disini, para pengunjung juga bisa bernostalgia dengan melihat banyaknya flyer, pamflet, kaos, artikel majalah dari masa lalu.

Salah satu peserta pameran, John Maybury, pembuat film asal Inggris ini menampilkan foto berjudul The Shallow Terrorists, dari akhir tahun 1970-an. Di dalam foto ada figur Boy George, salah satu tokoh gerakan bawah tanah yang berpengaruh pada era itu. Selain itu, fotografer Mark Lebon, menampilkan foto polaroid dari bintang pop Madonna.

(utw/utw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads