Bagi Anda yang masih penasaran, bisa menemuinya secara langsung untuk bertanya. Termasuk, tentu saja menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan proses kreatif dan karya-karyanya selama ini. SGA akan tampil di acara Bincang Tokoh #8 yang digelar Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) di Galeri Cipta 3 TIM, Jakarta, Rabu (14/12/2012) pukul 15.00 WIB.
Dua orang pembicara akan tampil membahas karya-karya SGA beserta proses kreatifnya. Masing-masing guru besar sastra UI Melani Budianta, dan eseis Damhuri Muhamad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βBagi saya, dalam bentuk fakta maupun fiksi, kebenaran adalah kebenaran, yang getarannya bisa dirasakan setiap orang," ujar SGA dalam buku kumpulan esei yang terbit pada 1997 itu.
Selain produktif menulis cerpen dan esei, SGA juga telah melahirkan beberapa novel, cerita silat dan kajian komik. Ia juga dikenal sebagai dosen, pengamat film dan fotografer.
Kumpulan cerpen pertamanya terbit pada 1988 berjudul 'Manusia Kamar', setahun setelah ia menerima Sea Write Award. Pada 2004 dan 2005 ia meraih Khatulistiwa Literary Awards. Kumpulan cerpennya yang banyak mendapat perbincangan di masyarakat adalah 'Sebuah Pertanyaan untuk Cinta' dan 'Sepotong Senja untuk Pacarku'.
Bincang Tokoh digelar sejak 2010 dan telah menampilkan 7 tokoh sastra Indonesia. Yakni, Remy Silado, Abdullah Harahap, Afrizal Malna, Budi Darma, Goenawan Mohamad, Nh. Dini, dan Sapardi Djoko Damono. Diprakarsai oleh Komite Sastra, program unggulan DKJ ini bertujuan untuk mendekatkan sastrawan dengan publiknya, serta meningkatkan apresiasi sastra masyarakat. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis.
(mmu/mmu)











































