Jakarta Biennale adalah penggelaran seni rupa internasional yang diadakan dua tahun sekali. Acara yang sudah diselenggarakan sebanyak 14 kali ini kembali diadakan tahun ini dengan tema "Maximum City".
"Silakan menerjemahkan dengan sudut pandang masing-masing. Ini yang ingin disampaikan oleh seniman bahwa seni bisa menembus sosial, politik atau sebagainya yang tidak bisa ditembus oleh pemerintah," ungkap Wakil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Tinia Budiarti dalam jumpa pers di Galeri Cipta 3 Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (12/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karya multimedia tersebut akan menjadi salah satu puncak acara Jakarta Biennale #14.2011. Telah dimulai sejak November dengan berbagai event paralel, perhelatan akbar ini akan berlangsung hingga Januari 2012. Keseluruhan, acara diikuti lebih dari 180 seniman baik lokal maupun internasional.
Acara tak hanya digelar di galeri-galeri saja, tetapi akan disebar di ruang publik seperti Bunderan HI, Taman Menteng, Taman Adoya, Underpass Grogol, kantor pos polisi sepanjang Jl. Thamrin, tiang-tiang pancang monorail yang terbengkalai, hingga pusat perbelanjaan Central Park di kawasan Jakarta Barat.
"Ada harapan, kecemasan, kegundahan, kebingungan, perkembangan teknologi, dan lain-lain yang akan diekspresikan," ujar Tinia.
(ich/mmu)











































