Pentas wayang modern bertajuk 'Jabang Tetuko' akan digelar di The Hall, Senayan City, Jakarta, 19 Maret 2011. Bagi yang akrab dengan wayang, barangkali sudah tak asing dengan lakon ini. Jabang Tetuko adalah nama kecil dari pahlawan Pandawa, Gatotkaca.
'Jabang Tetuko' versi Mirwan ini juga bercerita tentang kehidupan Gatotkaca dari lahir hingga bisa berperang di khayangan. Mirwan sebelumnya dikenal sebagai sutradara film, karyanya antara lain 'Susahnya Jadi Perawan'. Banting stir ke seni pertunjukan?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar bisa masuk ke semua kalangan dari anak-anak hingga remaja, Mirwan akan memangkas waktu pertunjukan menjadi 55 menit. Biasanya, pertunjukan wayang orang atau pun teater memakan waktu sekitar 3 jam. Tidak hanya itu, naskah pun akan dibuat lebih ringkas dan mudah dimengerti, sehingga tidak kaku.
"Dalam pertunjukan itu kita akan membuat seolah-olah penonton bisa berasakan ikut terlibat. Juga merasakan apa yang terjadi pada Gatotkaca. Anak-anak pun tidak akan bosan," kata Mirwan yang dalam pertunjukannya nanti akan menggabungkan konsep sinema, broadway, wayang kulit, wayang orang dan tari itu.
Untuk membantu menggabungkan itu semua, Mirwan menggaet penata musik dan penata laga yang sering menggarap film Hollywood. Mereka adalah Deane Ogden, pria yang menata musik film 'The Surrogates', dan Benjamin Rowe, penata laga yang pernah terlibat di film 'Transformers 3', 'Transporter 2', dan 'Bad Boys 2'.
(mmu/mmu)











































