5 Reuni Grup/Band Inggris dengan Penghasilan Tinggi

5 Reuni Grup/Band Inggris dengan Penghasilan Tinggi

- detikHot
Senin, 21 Jan 2013 10:05 WIB
5 Reuni Grup/Band Inggris dengan Penghasilan Tinggi
Jakarta - Kerinduan dari para penggemar membuat grup juga band lawas belakangan kembali bersatu dan bermusik lagi. Dari sekian banyak grup yang reuni, ini dia lima grup dari Inggris dengan penghasilan tinggi.

Steps - Rp 153 miliar

Grup vokal asal London, Inggris ini beranggotakan Claire Richards, Faye Tozer, Ian Watkins, Lee Latchford-Evans dan Lisa Scott-Lee. Mereka berdiri pada 1997 dan bubar lima tahun kemudian. Selama lima tahun itu mereka merilis beberapa single seperti '5, 6, 7, 8'. Single-single mereka pun selalu duduk di tangga lagu Inggris. Setelah berpisah, Steps reuni lagi pada Mei 2011. Mereka langsung merilis seri dokumenter bertajuk 'Steps: The Reunion' dan album greatest hits kedua 'The Ultimate Collection'.

Mereka lalu menggelar 22 konser keliling Inggris. Semua tiket untuk konser mereka ludes. Reuni pun mereka manfaatkan untuk membuat album keempat bertajuk 'Light Up the World'. Meereka pun sempat konser tur Natal di enam negara di Inggris pada 2012 silam. Angka Rp 153 miliar pun dikantongi Steps.

The Stone Roses - Rp 184 miliar

Band The Stone Roses yang berdiri pada 1983 dan bubar 1996 itu sepanjang karier mereka hanya memiliki dua album saja. Yang pertama album self-titled dirilis pada 1989 dan album 'Second Coming' pada 5 Desember 1994.

Meski hanya punya dua album, mereka cukup menuai sukses pada zamannya. Mereka menjadi inspirasi banyak band besar dunia, salah satunya Oasis yang memutuskan untuk bubar tahun lalu karena perselisihan antara Liam dan Noel Gallagher.

Setelah 16 tahun berpisah mereka pun reuni lewat tur. Tak hanya itu mereka juga telah menandatangani dua kontrak album. Universal Records telah membuat kontrak dengan The Stone Roses untuk wilayah UK dan dunia. Sementara untuk daerah Amerika, Ian Brown cs telah mendapatkan kontrak dengan Columbia Records, salah satu anak dari Sony Music. Konser reuni mereka pun akan singgah ke Jakarta pada 23 Februari mendatang.

Blur - Rp 230 miliar

Band rock alternatif asal London Blur berdiri pada 1988 beranggotakan Damon Albarn (vokal, kibord), Graham Coxon (gitar), Alex James (bass) dan Dave Rowntree (drum). Graham hengkang pada Mei 2002 ketika mereka rekaman album ketujuh 'Think Tank'. Setelah merilis album tersebut pada 2003 Blur tur tanpa Graham. Sayang setelah tanpa sang gitaris semua tak lagi sama. Mereka sibuk masing-masing dan menelantarkan Blur. Pada 2008 semua personel reuni untuk beberapa konser dan merilis single. Pendapatan reuni mereka pun lumayan besar yaitu Rp 230 miliar.

Spice Girls - Rp 383 miliar

Siapa yang tak mengenal grup vokal perempuan Spice Girls? Berdiri pada 1994 Spice Girls beranggotakan Melanie Brown (Scary Spice), Melanie Chisholm (Sporty Spice), Emma Bunton (Baby Spice), Geri Halliwell (Ginger Spice), dan Victoria Beckham (Posh Spice). Single debut mereka 'Wannabe' dirilis 1996 dan langsung nomor satu di 30 negara. Album debut 'Spice' terjual lebih dari 28 juta kopi.

Spice Girls kemudian bubar pada 2000 dan tur reuni selama setahun sepanjang 2007-2008. Begitu kembali, Spice Girls mengeluarkan banyak amunisi. Mereka menjual merchandise juga rilis film 'Spice World'. Pendapatan mereka pun melambung dalam waktu singkat. Tak hanya dikenal sebagai grup, tiap personel Spice Girls pun sukses ngetop dengan nama sendiri-sendiri. Pada 2012 Spice Girls tampil dalam penutupan Olimpiade London. Total pendapatan reuni mereka Rp 383 miliar.

Take That - Rp 2 triliun

Grup vokal asal Inggris ini beranggotakan Gary Barlow, Howard Donald, Jason Orange, Mark Owen dan Robbie Williams. Berdiri pada 1990, Take That total punya 54 single mendunia.

Robbie Williams hengkang pada 1995 ketika Take That sedang sibuk tur keliling dunia. Tur pun berlanjut tanpa Robbie dan mereka merilis sebuah single sebelum bubar setahun kemudian.

Pada 2005 setelah merilis film dokumenter dan album greatest hits, Take That reuni tanpa Robbie. Tur reuni berjalan sejak 2006. Album kempat 'Beautiful World' dirilis di tahn yang sama dan diikuti album 'The Circus' pada 2008. Mereka kembali menuai sukses di Inggris dan Eropa sementara albumnya terjual 45 juta kopi. Robbie bergabung pada 2010 ketika Take That menggarap album ke-6 dan album tersebut dirilis 15 November 2010. Penghasilan atas reuni mereka ditaksir lebih dari Rp 2 triliun.
Halaman 2 dari 6
(/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads