Daftar 10 tayangan televisi bermasalah itu menurut KPI dikeluarkan berdasarkan hasil penelitian periode 1-13 April 2008. Sebelumnya KPI membuat daftar 189 tayangan yang ingin mereka awasi.
Dari 189 tersebut kemudian menciut menjadi 75. Daftar 75 tayangan itulah yang kemudian benar-benar dipantau selama dua minggu dan lalu menciut jadi 10 tayangan.
Mereka yang melakukan evaluasi adalah 11 orang tim analis. "Tim analis, mahasiwa tingkat akhir dari Universitas Indonesia," jelas Koordinator Bidang Isi Siaran KPI Yazirwan Uyun saat dihubungi detikhot melalui telepon, Jumat (9/5/2008).
Apa yang dipantau oleh 11 orang tim analis tersebut masih dievaluasi oleh tim yang lebih tinggi. Mereka terdiri dari pakar pendidikan, Arief Rahman, pakar komunikasi, Dedy Nur Hidayat, Seto Mulyadi, Nina Armando, Boby Guntarto dan Razaini Taher.
Enam pakar tersebut membuat daftar 10 tayangan televisi bermasalah tentu tidak dengan alasan. Ada beberapa hal yang membuat suatu tayangan dinilai bermasalah.
Beberapa hal tersebut dijelaskan Yazirwan Uyun adalah di dalam tayangan itu tidak memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan, tidak mencantumkan klasifikasi umur, banyak menampilkan kekerasan, merendahkan dan melecehkan orang lain.
"Contohnya Extravaganza, menampilkan yang kesannya tindak kekerasan dan percakapan mengarah ke yang vulgar," ujar Uyun.
Daftar 10 tayangan televisi bermasalah itu rencananya akan diserahkan ke setiap stasiun televisi, Senin (12/5/2008) mendatang. Daftar tersebut berarti sebagai surat teguran. Jika nantinya tayangan yang dianggap bermasalah tak berubah, acara tersebut bisa dihentikan.
Berikut daftar 10 tayangan televisi yang bermasalah versi KPI:
1. Cinta Bunga, SCTV
2. Dangdut Mania Dadakan 2, TPI
3. Extravaganza, Trans TV
4. Jelita, RCTI
5. Mask Rider Blade, an tv
6. Namaku Mentari, RCTI
7. Rubiyah, TPI
8. Si Entong, TPI
9. Super Seleb Show, Indosiar
10. Mister Bego, an tv.
(eny/eny)











































