detikHot

tv-news

Kontroversi Serial 'Messiah' Tentang Dajal

Kamis, 09 Jan 2020 15:30 WIB Nugraha - detikHot
Foto: Dok Netflix
Jakarta - Serial 'Messiah' yang ditayangkan di Netflix belum lama ini dirilis. Serial yang disebut mengisahkan tentang 'Dajjal' itu menuai kontroversi di beberapa negara.

Serial yang dibintangi oleh Mehdi Dehbi sebagai Al-Masih yang belakangan diketahui bernama Payam Golshiri itu memang sudah gelap sejak awal. Ia mampu melakukan hal misterius di tengah peperangan.

Payam Golshiri juga bisa berjalan melintasi Timur Tengah lalu melakukan teleportasi ke Amerika. Gara-gara itu, banyak orang berpikir ia sebagai The Second Coming. Golshiri mencapai banyak hal misterius itu melalui banyak mukjizat yang kemudian viral di era digital.

Ia lantas melanjutkan misi yang samar, berharap menciptakan perdamaian di dunia. Tapi ketika kita melihat sikapnya terhadap perang yang sedang berlangsung, Golshiri justru memulai sebuah Perang Dunia III.

Dalam 'Mesias' ada beberapa insiden serupa yang mendahului apa yang terjadi sekarang. Golshiri bahkan berjumpa dengan Presiden AS dan memintanya untuk menarik pasukan dari seluruh dunia untuk menetapkan perdamaian.
Serial Messiah yang kontroversiSerial Messiah yang kontroversi Foto: Dok Netflix

Namun kabinet perangnya bersikeras di negara seperti Iran, Irak, Suriah dan Palestina tak dapat dibiarkan karena tak terkendali. Bahkan jika perlu, mereka harusnya menyerbu sebagai bentuk kontrol.

Golshiri berhasil mengumpulkan pengikut di Timur Tengah dan memenangkan hati dunia Islam. Sementara di Amerika, ia berhasil merangkul dunia Kristen untuk mengikutinya.

Berbagai kejadian awal memang memperlihatkan Golshiri sebagai Messiah. Tapi dalam beberapa kesempatan, perilakunya justru seperti Dajal. Golshiri berkhotbah tentang perdamaian, tetapi dia rela membiarkan orang-orang kesakitan. Ia juga menyebut rencananya tak bisa dipahami oleh manusia, seolah-olah dia adalah nabi palsu.

Di sisi lain, ada sosok yang jadi pengikut pertamanya yaitu Jibril. Tapi justru sepertinya Jibril jadi orang pertama juga yang menentangnya.

Golshiri mengambil Jibril dengan cara yang sama seperti yang Yesus ambil terhadap Petrus dalam Alkitab. Dan Jibril mengikutinya secara membabi buta. Dia percaya Golshiri akan mengantarkan kaumnya ke Tanah Perjanjian, lalu mereka ditinggalkan oleh Golshiri terlunta-lunta.

Beberapa negara dikabarkan melarang serial 'Messiah' ditayangkan termasuk Yordania. Meski perwakilan Netflix seperti dilansir CBR, mengaku belum mendapatkan permintaan hukum formal soal larangan itu.

"Mesias adalah karya fiksi. Itu tidak didasarkan pada satu karakter, tokoh atau agama. Netflix menunjukkan peringkat fitur dan informasi untuk membantu para anggota membuat keputusan sendiri tentang apa yang benar bagi mereka dan keluarga mereka," katanya.

Padahal sebagian besar proses syuting dilakukan di Yordania. Komisi perfilman negara itu awalnya mendukung proyek tersebut dengan syarat melihat sinopsis serial itu lalu memberi pajak. Seri pertama 'Messiah' dirilis 10 episode sejak 1 Januari.


Serial Kontroversi 'Messiah' Tentang Dajal



Simak Video "Ironi Netflix di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(nu2/doc)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com