Dilarang Melahirkan di Televisi!
Jumat, 09 Sep 2005 11:33 WIB
Jakarta - Tanja. Ia adalah warga Belanda berusia 27 tahun yang tengah hamil tua. Beberapa bulan lalu, Tanja mengikuti audisi reality show 'Big Brother' di negaranya. Reality show ini mirip-mirip dengan 'Penghuni Terakhir' yang di Indonesia tayang di stasiun tv antv. Belasan kontestan akan dikumpulkan dalam satu rumah dan diisolasi dari kehidupan luar. Apapun kegiatan yang dilakukan di rumah tersebut akan direkam dan ditayangkan di tv. Yang membedakan 'Big Brother' dengan 'Penghuni Terakhir' adalah kadar "keberanian"nya. Beberapa kontestan berani melakukan hubungan bak sepasang kekasih, bahkan suami istri, dan pihak televisi juga berani menyiarkannya kepada masyarakat. Kembali ke soal Tanja. Wanita ini berhasil lolos audisi. Ia masuk dalam rumah 'Big Brother' saat usia kandungannya memasuki bulan ketujuh. Saat ini, Tanja sedang hamil tua. Ia sangat ingin proses melahirkannya ditayangkan di tv. Namun hal tersebut ditentang baik oleh produser maupun Kementerian Urusan Sosial setempat. Menurut produser, 'Big Brother' bukanlah acara tentang melahirkan, melainkan proses sosial.Kementerian Urusan Sosial mengeluarkan aturan yang lebih jelas. Selain larangan mengekspos proses kelahiran, sang bayi nantinya juga tidak boleh sering-sering tampil di tv. "Bayi hanya boleh tampil di tv sekali sehari selama delapan hari. Bayi tersebut juga memiliki ruangan khusus yang bebas dari sorotan kamera. Sang ibu memiliki akses ke dalam kamar tersebut dan untuk mengurus bayi, ia boleh ditemani salah satu anggota keluarga," demikian seperti detikhot lansir dari bbc, Jumat (9/9/2005). (ine/)











































