Peserta Joe Millionaire Tak Merasa Dilecehkan
Kamis, 14 Apr 2005 22:44 WIB
Jakarta - Walau ada suara yang menyatakan Joe Millionaire melecehkan kaum perempuan, tidak demikian pendapat para peserta. Menurut para wanita cantik ini mereka tak merasa jadi korban ataupun dilecehkan. "Kita juga heran kenapa orang ngomong gitu. Saya sama sekali nggak merasa dilecehkan ataupun menjadi korban. Kita semua have fun aja kok. Tidak ada paksaan apa-apa," demikian Hetty, Tarry, Sandra, dan Dinar, peserta Joe Millionaire ketika ditemui di TIM Jakarta Pusat, usai diskusi "Ada Apa Dengan Joe Millionaire?" Kamis (14/4/2005). Tentang adanya kontroversi Joe Millionaire, keempat wanita ini menyatakan sebenarnya hal tersebut sah-sah saja. Ada aksi, ada reaksi, begitu dalih mereka. Sebelum bicara lebih jauh, keempat wanita ini menceritakan kronologis keikutsertaan mereka dalam acara reality show adaptasi dari Amerika itu. Beberapa bulan lalu, masing-masing wanita yang pernah berprofesi sebagai model itu dihubungi agencynya masing-masing. Dikatakan ada casting untuk menjadi peserta reality show dengan tema kencan. Melalui tiga tahap casting yang menurut keempat kontestan ini cukup sulit, akhirnya terpilihlah 20 finalis yang akan mengikuti proses syuting. Sampai saat penandatanganan kontrak mereka belum mengetahui bahwa acara ini berjudul Joe Millionaire. Bahkan ketika menginjakan kaki di Bali dan dijemput dengan mobil mewah, mereka hanya menduga-duga bahwa ini adalah acara semacam Joe Millionaire. Mereka baru mengetahi setelah acara tersebut selesai. Lalu apakah keempat kontestan ini merasa dibohongi?"Nggak kok, pada dasarnya kita memang udah tahu ini semacam acara kencan gitu judulnya "Big TV Dates". Kita memang dikasih tahu judulnya belakangan tapi intinya kita udah tahu ini acara semacam kencan dan ada pemilihan," ujar Tary salah satu peserta. Ketika acara ini diputar dan menimbulkan reaksi tajam dari beberapa kalangan, para kontestan ini mengaku bingung. Dengan heran Tary bertanya, "terus terang saya nggak tahu apa yang salah, kan sama saja dengan sinetron lain di TV bahkan banyak lebih parah. Untuk membuktikannya saya bahkan sudah foto salah satu tayangan TV dengan pakaian yang sangat mini. Masih banyak yang lebih parah tapi nggak pernah dimasalahkan," tandas Tary lagi. Joe Millionaire adalah reality show yang tayang di Stasiun TV RCTI setiap Sabtu pukul 22:00 dan Minggu 22:30. Dalam acara ini Marlon, seorang pria yang digambarkan memiliki warisan 50 milyar akan memilih calon pendamping hidpunya dari beberapa peserta Joe Millionaire. Proses pemilihan dengan syuting selama satu bulan itu melewati berbagai intrik dan strategi pendekatan dari masing-masing peserta. Selama satu bulan para wanita itu berusaha mendekati Joe jika mereka ingin terpilih sebagai pendamping. Selama satu bulan itu juga, kontak mereka dengan dunia luar diputus. Selain mengesankan ketidakberdayaan wanita karena tidak berhak memilih, beberapa kalangan masyarakat juga menganggap acara ini tidak sesuai dengan budaya timur. Salah satu hal yang dianggap tidak sesuai dengan budaya adalah ketika para peserta berada di pantai dan mengenakan busana renang berikut sesi foto dengan baju minim tersebut. "Tanpa atau dengan acara ini, saya ke pantai memang pakai baju renang. Disana juga kami diberi pilihan, jika nggak mau melakukan jangan lakukan. Sama sekali tidak ada paksaan," bela Hetty. Saat ini Joe Millionaire masih ditayangkan di RCTI, menurut sang sutradara, Naratama bahkan rating acara ini semakin meningkat. Entah karena kontroversi atau semakin banyak orang yang tertarik menikmati tayangan ini. "Kontroversi kayak gini malah bikin orang penasaran. Seperti waktu itu ada film yang ramai dibicarakan malah laku. Sekarang karena penasaran mungkin orang malah nonton Joe," cetus Dinar. (fta/)











































