Kontroversi Joe Millionaire RCTI Siap Digugat

Kontroversi Joe Millionaire RCTI Siap Digugat

- detikHot
Kamis, 14 Apr 2005 22:38 WIB
Jakarta - Dianggap tak sesuai dengan budaya timur, belakangan ini muncul gerakan yang memprotes acara Joe Millionaire. Tentang hal tersebut RCTI siap jika ada masyarakat yang melakukan gugatan resmi. "Hakim utama tayangan TV adalah pemirsa sendiri. Dari berbagai pilihan TV, terlihat acara mana yang paling disukai. Tapi jika ada yang mau melakukan gugatan class action kami sebagai pembuat siap bertanggung jawab," demikian Teguh Juwarno, manajer humas RCTI dalam diskusi "Ada Apa Dengan Joe Millionaire", di Institut Kesenian Jakarta, Kamis (14/4/2005). "Joe Millionaire" adalah sebuah reality show dimana Marlon, seorang lelaki yangdigambarkan memiliki warisan 50 milyar akan memilih seorang pendamping. Selama kurang lebih satu bulan, 12 kontestan Joe Millionaire akan berusaha merebut hati Marlon untuk terpilih sebagai kekasihnya. Beberapa protes merebak mengatakan acara ini melecehkan kaum perempuan karena seperti barang yang dipilih oleh Marlon. Tak hanya itu saja, beberapa adegan termasuk menampilkan wanita dengan pakaian renang dianggap tak sesuai dengan budaya timur. Sutradara Naratama mengaku acara ini sangat berbeda dengan seri aslinya di Amerika. Tayangan Joe Millionaire versi Indonesia sudah melewati berbagai perubahan sesuai dengan budaya Timur. Misalnya, tidak ada adegan intim maupun adegan cium antara Joe dan para peserta. Jika banyak protes yang datang, Naratama sangat menyesalkan hal tersebut. Menurutnya pemirsa sebaiknya menonton sampai akhir untuk mengetahui inti cerita Joe Millionaire. Sementara aktivis perempuan Irma Chaniago akan tetap menuntut acara ini dihentikan dari layar RCTI. Jika tak ada penyelesaian yang dicapai, maka ia akan melakukan gugatan class action terhadap RCTI. Menurut catatan terbaru, acara TV Joe Millionaire mengalami peningkatan rating. Saat ini acara saduran dari Fox TV Amerika itu telah mencapai rating 3,7%. Acara tersebut ditayangkan dua kali sepekan, Sabtu (22:00) dan Minggu (22:30). (fta/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads