Emelie dan Lin diadopsi dan dibawa ke Swedia oleh dua keluarga yang berbeda dari seorang wanita asal Semarang, Maryati Rajiman, ibu dari 13 orang anak. Keduanya dibesarkan tanpa mengetahui tentang keberadaan satu sama lain, dan hidup terpisah sejauh 70 km di Swedia Selatan.
Setelah melalui pencarian panjang, si kembar pun akhirnya bertemu lagi 28 tahun kemudian atas bantuan media sosial, salah satunya Facebook. Keduanya pun memutuskan untuk bertemu, dan pada akhirnya mengetahui kalau mereka sama-sama menjadi guru, menikah di tanggal yang sama, bahkan berdansa diiringi lagu yang sama di pernikahan masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
"Awalnya aku tahu punya saudara kembar adalah ketika bicara pada orangtua yang mengadopsiku. Aku sejak kecil sudah tahu kalau aku adalah anak adopsi dan punya saudara. Tapi aku baru tahu tentang Lin sekitar lima tahun yang lalu. Dan saat itulah aku tahu kalau aku punya saudara kembar. Kurasa kami mirip. Kami juga punya pola pikir yang sama," ujar Emelie ketika diwawancara melalui Skype belum lama ini.
Hingga pada akhirnya, Emelie dan Lin pun mengetahui kalau ada saudaranya yang lain yang juga diadopsi dan dibawa ke Belanda. Setelah melakukan pencarian selama dua pekan dengan bantuan media sosial, keduanya pun akhirnya bertemu dengan kedua saudaranya, Mark dan Tim, yang juga kembar dan diadopsi tak lama kemudian.
"Awalnya kami mengira kalau salah satu dari saudara kami sudah meninggal. Jadi kami saat itu berpikir kalau bagaimana pun caranya kami harus bertemu dengan satu orang saudara kami ini. Dan ternyata, keduanya masih hidup. Setelah mengobrol melalui Facebook mereka pun memutuskan untuk pergi ke Swedia menemui kami. Rasanya sungguh luar biasa ketika kami bisa bertemu kembali," lanjut Lin.
![]() |
Emelie, Lin, Mark dan Tim pun berencana untuk kembali dan menemui keluarga asli mereka di Semarang. Nah seperti apa? Yuk ikut perjalanan si kembar mencari saudara-saudaranya (dan pencarian-pencarian keluarga lainnya) di 'Separated at Birth', yang ditayangkan di Chanel EVE mulai 2 Mei 2016 pukul 20.50 WIB.
(dal/mmu)













































