Produser anime Go Nakanishi pun membeberkan "rahasia dapur" produksi anime saat ditemui detikHOT bersama rombongan Sony Pictures Entertainment/Animax belum lama ini di Studio King Records di Tokyo, Jepang.
"Membuat anime membutuhkan waktu dua tahun. Jadi saya tidak bisa membuat anime berdasarkan opini penonton masa kini. Kami hanya membayangkan apa yang penonton ingin lihat," ungkap pria berusia 41 tahun itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Setidaknya ada lebih dari 1.000 orang yang terlibat dalam sebuah produksi anime yang sangat besar. Ia mengatakan, ada 13 episode diproduksi selama dua tahun.
"Kami memulai dengan membuat plot secara keseluruhan, lalu detail tentang adegannya, bagian mana dulu yang ingin dikerjakan. Lalu menggambar, lalu rekaman suara para seiyuu (pengisi suara anime), lalu editing, lalu pemeriksaan final sebelum tayang di televisi," urai pria yang telah berkecimpung di industri anime selama 20 tahun itu.
Baginya, dalam membuat anime, tidak ada bagian yang terpenting. Menurutnya, semuanya bagian adalah hal yang sangat penting.
"Saya tidak mau memilih bagian mana yang terpenting. Saya rasa yang paling penting itu team work. Storyline akan diberikan ke tim yang bertanggungjawab lalu diperbagus. Seperti relay. Jadi semuanya berkaitan dan berhubungan. Tidak ada bagian yang lebih penting dari area lainnya," tutupnya.
Nama Go Nakanishi sudah tidak asing lagi di dunia produksi anime di Jepang. Setelah berkecimpung selama kurang lebih 20 tahun, puluhan judul anime telah ia produksi. Sebut saja 'Fafner EXODUS', 'K: Return of Kings', 'Valvrave The Liberator', 'Golden Time', dan lainnya.
Ingin melihat anime yang diproduksi olehnya? Saksikan seri baru 'Fafner EXODUS' yang akan tayang setiap Senin dan Selasa pukul 21.00 WIB mulai 8 Desember dan 'K: Return of Kings' (13 episode sekaligus) setiap hari Minggu pukul 15.00 WIB mulai 27 Desember hanya di Animax yang terdapat di Transvision Ch 551. (kak/ich)












































