Badut berbedan pendek yang berjoget itu kerap kali terlihat berjoged di pinggiran jalan protokol Jakarta. Terkadang kasihan, tapi tak jarang juga mengejutkan para pengendara karena perawakannya yang sepintas mengerikan.
Baca Juga: Taylor Swift dan Calvin Harris Makin Mesra, Liburan Penuh 'Horor' Justin Bieber
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya baru masuk lima menit ke dalam si badut itu, saya sudah mau pingsan. Bukan masalah pengap tapi itu capek sekali. Harus joget seharian. Itu cara dia dapat kehidupan. Kita jangan bilang kasihan, tapi mereka hebat," sambung Dewi tegas.
CHDS program reality talkshow dimana Dewi mendatangi para narasumber dengan kisah perjuangan hidup yang sangat menginspirasi. Seringkali, pertemuan dengan para narasumber itu membuatnya terenyuh dan merasakan betapa berat kehidupan orang lain di luar sana.
"Saya selalu bilang acara ini bukan aku yang bikin, tapi aku yang mendapat. Aku mendapat banyak pelajaran. Bahwa Allah benar-benar aha besar, Allah nggak tinggal diam, Allah beri ujian sesuai porsi masing-masing," ujar perempuan 35 tahun itu.
"Ini bukan sekadar acara yang hanya mempedulikan rating, tapi acara yang juga bisa memberikan pelajaran hidup untuk manusia lainnya. Itulah kenapa saya mau terlibat di 'CHDS'," tutupnya.
'CHDS' tayang setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 18.30 WIB hanya di Trans TV.
(pus/mif)











































