"Gimana lagi, yang pasti saya sudah bilang sama produser. Tapi katanya jalan terus ya udah," ujar Anjas ditemui di Trans TV, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2009).
Menurut Anjas, di dunia nyata ada begitu banyak konflik. Masalah tersebutlah yang coba untuk disajikan acara 'Curhat'. Karenanya nilai vulgar atau tidak kembali ke masing-masing orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku sadar kalau 'Curhat' itu bisa diperbaiki lagi. Harus lebih soft," jelas Anjas.
(yla/yla)











































